Cari Tahu Tentang Sawi Hutan

Tanaman herbal dengan nama latin Elephantopus Scaber L lebih dikenal di Indonesia dengan sawi hutan atau tapak liman. Nama sawi hutan di sematkan karena bentuk tanaman yang menyerupai sawi, dengan daun lebih dominan. Penyabaran sawi hutan sangat luas lho Moms mulai dari China, Indonesia, Afrika, India, Amerika Latin bahkan Austrlia.
 
Tanaman ini termasuk jenis tanaman yang mudah tumbuh di segala kondisi, baik hujan maupun panas. Moms akan tetap menemukan tanaman ini di hutan atau jalan beraspal. Karena mudah tumbuh, sawi hutan sering disebut hama lho, padahal punya banyak manfaat ya.
 
Oh ya Moms, ciri-ciri sawi hutan ialah daun dengan bentuk lonjong memanjang dan menyentuh tanah, warnanya hijau dan sirip daun yang mampak jelas, serta memiliki akar serabut. Pada usia tanam tertentu, pada tumbuhan ini akan memunculkan batang yang kaku dengan panjang sementara bunganya kecil.

Manfaat Sawi Hutan untuk Kesehatan

Sebagai tanaman herbal, sawi hutan juga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat pada tubuh. Manfaat sawi hutan untuk kesehatan antara lain, sebagai obat anti bisa ular. Senyawa pentasiklik triterpene lupeol dan asam urosoliknya terbukti bersifat sebagai anti bisa/racun ular. Bahkan, lupeol diketahui mampu mengurangi resiko bisa ular hingga 72%. Hmm, hebat ya Moms.
 
Kedua, sawi hutan bermanfaat sebagai obat kanker. Sawi hutan obati kanker payudara bisa jadi headline yang akan Moms temui saat mencari manfaat dari sawi hutan di Interner. Hal itu karena di dalam daun tanaman ini terkandung zat deoxyelephantopin yang dalam penelitian terbukti mampu melunakan aktivitas sitotokisik atau sel – sel kanker, termasuk tumor.
 
Ketiga, ekstrak sawi hutan berguna sebagai anti jamur dan bakteri karena  methanol pada daunnya tersebut menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam membunuh berbagai bakteri dan jamur .
 
Keempat, sawi hutan bermanfaat untuk menjaga hati. Faktanya, zat pada sawi hutan bisa mencegah kontaminasi karbon tetraklorida atau CCI4 yang dapat menyebabkan disfungsi organ hati.
 
Kelima, manfaat sawi hutan yaitu sebagai anti diabetes. Di dalam daun sawi hutan terkandung methanol, hexane, serta ekstrak air yang mampu membantu menurunkan kadar kolesterol, triasilgliserol, serta lemak jahat yang merupakan salah satu gejala umum yang sering ditemukan pada penderita diabetes. 

baca juga

Cara Pengobatan Kanker Payudara dengan Sawi Hutan

Cara mengobati kanker dengan sawi hutan cukup dengan membuatnya menjadi minuman, Moms. Proses pertama adalah dengan mencuci bersih sawi hutan berserta akarnya. Kedua, siapkan  blender untuk menghaluskan. Pisahkan sari sawi hutan dengan cara memerasnya. Ambil airnya beri sejumput garam, rebus lalu di minum.
 
Rasa ramuan ini memang cukup pahit namun sangat berkasiat. Usahakan meminum ramuan ini sehari sekali agar kembali sehat. Namun jangan lupa Moms, kontrol medis tetap harus dilakukan ya. Selamat mencoba Moms.