Meski keduanya mirip ternyata nila dan mujair punya perbedaan yang sangat besar loh. Supaya moms nggak salah pilih saat ke pasar, ini loh perbedaan ikan mujair dan ikan nila.

Ciri-ciri Ikan Nila

source: https://www.mongabay.co.id

Ikan Nila jadi salah satu jenis ikan air tawar yang banyak tersebar di perairan Indonesia. Habitatnya berada di sungai, danau, rawa, waduk hingga saluran irigasi. Ikan satu ini punya toleransi yang tergolong tinggi sehingga mampu bertahan hidup di air tawar, asin, dan air payau.

Tubuh ikan Nila berwarna keabuan dengan pita berwarna gelap yang akan pudar ketika usianya semakin dewasa. Sementara bentuk tubuhnya bulat pipih dengan sirip ekor bulat. Lebih detailnya, moms bisa melihat penjabaran berikut.

  • Memiliki sirip punggung berjumlah 11 - 15 jari lunak dan 16 - 17 jari tajam.
  • Sirip ekor bergaris tegak yang jumlahnya sekitar 7 - 12 buah.
  • Termasuk jenis ikan omnivora, memakan tanaman atau hewan lainnya.
  • Pertumbuhan yang relatif cepat, cuma butuh waktu 4 - 5 bulan untuk mencapai usia dewasa dan 1,5 - 2 tahun untuk siap bereproduksi.

Ciri-ciri Ikan Mujair

source: http://dimasmochamad.blogspot.com

Mujair adalah salah satu ikan air tawar favorit di Indonesia, karena mudah didapat dan bisa diolah menjadi beragam jenis masakan. Ikan ini biasanya dipelihara di sawah atau sungai-sungai kecil. Ciri-ciri ikan mujair meliputi:

  • Mujair memiliki 15-17 duri (tajam) pada sirip punggung dan 10-13 jari-jari (duri berujung lunak); lebih banyak dibandingkan Ikan Nila.
  • Pertumbuhan ikan mujair maksimal bisa mencapai 40 cm. Mulai bereproduksi pada umur sekitar 3 bulan.
  • Sekali bereproduksi, ikan mujair bisa menghasilkan keturunan sekitar 100-150 benih per-ekornya bahkan lebih, tergantung kualitas induk betinanya.
baca juga

 Manfaat Ikan Nila

source: https://sajiansedap.grid.id

Ikan nila adalah ikan yang kaya omega-3 dan asam lemak esensial, serta protein yang diperlukan bagi moms yang sedang hamil. Ikan ini juga rendah kalori dan lemak serta mengandung banyak nutrisi sehingga cocok juga untuk menu pilihan diet sehat.

Nutrisi pilihan untuk ibu hamil

Ikan menjadi salah satu makanan yang seringkali dihindari bagi ibu hamil karena kandungan merkurnyai. Tetapi ikan nila yang justru direkomendasikan oleh Badan Keamanan dan Gizi Makanan Spanyol (AESAN) di tahun 2010 untuk dikonsumsi ibu hamil karena memiliki kandungan merkuri yang sangat rendah dan tinggi asam lemak omega-3.

Memperbaiki pencernaan

Tidak seperti jenis daging lainnya, konsumsi ikan nila justru akan memperlancar sistem pencernaan karena tekstur dan serat yang dimiliki oleh ini mudah dicerna oleh tubuh.

Mencegah anemia

Nutrisi yang terkandung pada ikan nila dapat membantu mencegah anemia. Nutrisi yang dimaksud antara lain zat besi, vitamin B grup (B3, B6, B9, dan B12), Magnesium, dan seng.

Budidaya Ikan Nila

source: https://www.ikannila.com

Ikan Nila termasuk jenis ikan yang mudah dikembangbiakkan karena kemampuan adaptasinya yang tinggi. Tetapi jika ingin membudidayakan ikan ini, perairan moms harus memiliki suhu sekitar 25 – 30° C dengan derajat keasaman sekitar 7 sampai 8 pH. Makanan  utamanya bisa dari plankton dan beberapa tumbuhan air yang bisa dengan mudah ditemukan di beberapa toko dengan harga yang relatif murah.

Selain lingkungan dan pakan, hal lain yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan nila ini adalah pemilihan benih, persiapan kolam, pemberian pakan, hingga penanganan penyakit. Poin terakhir juga menjadi kunci agar ikan nila yang moms budidayakan bisa berkualitas dan menguntungkan.