1) Coba Pahami Kalau itu Semua Normal dan Merupakan Bagian dari Perubahan Hormon

Hampir semua anak yang beranjak remaja pasti mengalami mood swing, karena hal ini salah satunya disebabkan oleh perubahan hormon. Nah, pasti kamu juga pernah mengalaminya sewaktu beranjak remaja dulu kan, Moms! Cobalah posisikan dirimu seperti anak remajamu sekarang. Lalu, ajak dia mengobrol tentang ha-hal dirasakannya. Berikan penjelasan bahwa tak apa mengalami mood swing karena itu semata-mata merupakan bagian dari tumbuh-kembangnya. Good luck ya!
source: http://www.guidagenitori.it


 

2) Berikan Anak Waktu Sendiri

Kalau kamu melihat anak remajamu dalam kondisi marah dan kesal, maka segera berikan waktu untuk sendiri. Ini penting agar orang-orang di sekitarnya tidak menjadi pelampiasan amarahnya. Kamu bisa memintanya menenangkan diri di dalam kamar, dan kalau emosinya sudah stabil barulah boleh kembali berkumpul dengan anggota keluarga lainnya. Hindari juga kakak ataupun adiknya mengganggunya saat dia menenangkan diri ya!

 

source: https://www.shutterstock.com


 

baca juga

3) Jadilah Teman Curhat Anak

Sebenarnya tak mudah menjadi teman curhat anak. Mungkin anak akan merasa canggung dan aneh membicarakan hal-hal yang dirasakannya kepada orangtuanya. Namun tak ada salahnya mencoba. Ajak anak untuk mengobrol mengenai hal-hal di pikirannya, terutama saat moodnya sedang dalam suasana yang baik. Dengan begitu, anak akan lebih terbuka, dan kamu pun bisa memahami dengan hal-hal yang dipikirkan dan dirasakannya.

 

source: https://www.iwoman.bg


 

4) Ajak Anak untuk Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Mood swing enggak semata-mata disebabkan oleh hormon saja lho, tapi juga karena hidup anak yang tak sehat, baik dari sisi fisik maupun psikis. Kalau anak terlalu lelah, maka dia pasti lebih mudah uring-uringan. Sama halnya ketika pola makannya buruk, maka akan memengaruhi bentuk badannya sehingga anak jadi minder. Karena itu, perhatikan pola makan anak dengan mengonsumsi makanan sehat agar membentuk tubuh dan jiwa yang sehat pula. Dengan begitu anak akan jadi lebih percaya diri.

 

source: http://oregonsportsnews.com


 

baca juga

5) Cari Bantuan kepada Orang Lain atau Ahli

Apabila tips mendidik anak remaja yang suasanya hatinya mudah berubah di atas belum berhasil juga, maka cobalah meminta bantuan orang lain misalnya orang yang dekat dengan anak. Biasanya anak akan lebih mudah terbuka menceritakan masalah pribadinya kepada orang tersebut ketimbang kamu orangtuanya. Jika ternyata sikap anak sudah tidak bisa ditolerir lagi, maka cobalah menghubungi psikolog atau konselor yang khusus menangangi anak remaja. Wish you luck, Moms!
 

source: https://perspectivesoftroy.com