Micro cheating sendiri adalah tindakan curang kecil yang memiliki indikasi seseorang terlibat secara emosional, bahkan fisik pada orang lain di luar hubungan dengan kita. Sebenarnya hal ini merupakan tindakan kecurangan kecil, tapi dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi kecurangan besar yang bisa menghancurkan rumah tangga seseorang atau yang kita kenal dengan istilah perselingkuhan. Ih, seram ya Moms, jangan sampai terjadi pada rumah tangga kita!

source: https://totalsororitymove.com/

Nah, lebih mengerikannya lagi Moms, saat ini pasangan yang selingkuh benar-benar melakukan banyak hal gila, Moms. Bahkan bisa jadi pasangan kita menjadi orang yang tidak kita kenal, berbuat dan berkata kasar atau parahnya, tidak ingin berbicara sama sekali dengan kita. Hal-hal tersebut dimulai dari kecurangan kecil, berikut ciri-ciri yang mengindikasikan pada tindakan micro cheating.

  • Berbohong mengenai status pernikahannya atau tidak mengakui hubungannya dengan kita
  • Memiliki hubungan lebih dengan teman kerjanya atau bawahannya
  • Memfollow mantan dan berniat sekedar menanyakan kabar di media sosialnya
  • Menjalin hubungan kembali dengan mantan
  • Memiliki hubungan istimewa dengan seseorang yang baru ditemuinya atau yang pasangan kita kenal dalam suatu pertemuan ataupun suatu kondisi
  • Penasaran mengenal seseorang melalui media sosialnya
  • Memberikan like maupun komentar memuji pada mantan, rekan kerja, ataupun teman dalam media sosial
  • Curhat pada lawan jenis, selain pasangannya
  • Protektif terhadap ponselnya
  • Memberikan emoji yang menggoda saat chat dengan lawan jenis, sekalipun itu hanya sebagai candaan, tapi terkadang lawan jenis dari pasangan kita menanggapinya dengan serius, hal inilah yang bisa membuat fatal dan membuat hubungan yang lebih jauh.
source: https://bestcellphonespyapps.com/

Meskipun micro cheating baru populer saat ini di tengah merebaknya kasus ‘pelakor’ dan ‘pebinor’, tapi ternyata kecurangan dalam hubungan ini sudah ada sejak lama. Jenis perselingkuhan seperti ini dikenal sebagai selingkuh perasaan (emotional affair). Hal yang mengerikannya, orang yang melakukan emotional affair mungkin tidak melakukan selingkuh fisik, seperti misalnya bersentuhan fisik dengan yang bukan pasangannya, tapi hanya sebatas emosional, tapi jika sering dan terus menerus dilakukan hal ini bisa menjadi masalah besar hingga merusak bahtera pernikahan. Segala sesuatu terjadi karena dimulai dengan hal kecil ya Moms, maka dari itu kita perlu waspada dan selalu menjalin hubungan yang baik dan tidak menimbulkan rasa bosan bagi kita dan pasangan kita. Biasakan untuk sharing dalam hal apapun hingga tidak ada celah untuk mengkhianati satu sama lain, sekalipun hanya kebohongan kecil.

Duh, jangan sampai hal ini terjadi pada rumah tangga ya, Moms! Pastikan Moms dan Dads terbuka dalam berkomunikasi, agar terhindar dari masalah perselingkuhan.