"Dia nyaris tidak bisa keluar daari rumah karena luar sangat berisiko baginya. Kami bertanya pada diri sendiri apakah dia bisa pergi ke sekolah biasa atau bahkan bermain dan pergi ke taman," ujar Kayleigh seperti dilansir Metro.co.uk.

"Sungguh memilukan dan sedih melihatnya seperti ini. Dia memiliki reaksi alergi terhadap hampir setiap makanan di rumah. Ini membuat saya kesal karena dia mungkin tidak bisa pergi dan menendang bola di lapangan bersama teman-temannya," lanjut Kayleigh.

source: https://metro.co.uk

Orangt ua Riley merasa khawatir dengan kehidupan anaknya di masa depan dan mereka mengaku merasa sulit menjalani dan melihat anaknya yang menderita karena 50 jenis alergi yang dimilikinya. 

“Kamu tidak bisa menjalani hidupmu, kamu harus mencuci tanganmu berkali-kali dan memastikan semuanya bersih," ucapnya. 

source: https://dailymail.co.uk
baca juga

Pasangan ini harus menjalankan rutinitas pembersihan harian yang ketat karena banyak alergi yang sangat sensitif buat Riley. Mereka bahkan terpaksa menghabiskan 5.000 poundsterling untuk merapikan kembali seluruh rumah mereka untuk membuatnya lebih aman bagi bayi lelaki kecil itu.

"Ini akan mempengaruhi seluruh hidupnya tetapi juga milik kita. Tapi pada akhirnya dia adalah putra saya dan saya akan berurusan dengan apa pun yang saya harus lakukan karena saya menginginkan yang terbaik untuknya," ungkapnya. 

source: https://metro.co.uk

Kayleigh mengatakan bahwa minggu-minggu setelah kelahiran putranya cukup normal tanpa komplikasi. Kemudian, pada usia enam minggu, Riley mulai mengembangkan eksim di kepalanya.

“Bagian belakang kepalanya mulai terkena alergi, sehingga kami membawanya ke dokter yang memberinya krim,” kenangnya.

“Sepertinya dia memberi petunjuk tentang dirinya, itu sama sekali tidak berdampak sama sekali dan membuatnya lebih buruk. Dan reaksi alergi pertama terjadi pada bulan Februari," ucapnya. 

source: https://www.thesun.co.uk