Moms perlu khawatir jika gejala ini berlangsung lebih dari enam bulan, hal ini bisa dipastikan Moms mengalami Postpartum Depression. Perubahan hormonlah yang memicu kondisi psikologis seperti ini. Saat hamil, hormon estrogen dan progesteron meningkat dan setelah melahirkan, hormon itu menurun drastis sehingga hal inilah yang memicu insomnia, kecemasan, tidak fokus, yang bahkan bisa berujung depresi. Nah, di saat ini pulala lah produksi ASI meningkat yang dipacu hormon prolaktin. Gangguan psikis dan emosional juga disebabkan oleh hormon tiroid yang rendah.

Jika sudah begini bagaimana memeranginya ya Moms? Yuk ikuti tips ini:

source: https://foreverymom.com/
Lebih dari 50% Ibu mengalami perubahan emosi langsung sejak melahirkan hingga kurun waktu dua minggu. Gejalanya seperti mood swings, mudah menangis ataupun marah, sakit kepala, dan muncul perasaan tidak suka terhadap bayinya atau anggota keluarga lain. Ini yang disebut Baby Blues (Postpartum Blues) (Olds, S.W, dkk, 2010).
source: https://foreverymom.com/

Istirahat yang Cukup

source: https://shimply.com/

Ketika lelah biasanya emosi kita tidak terkontrol, mudah tersinggung, dan sangat sensitif. Apalagi, jika kita masih harus melakukan aktivitas yang menguras tenaga, termasuk dalam mengurus bayi pasca kelahirannya. Nah, untuk mengontrol emosi, pastikan kita beristirahat yang cukup ya Moms, meskipun sulit, cobalah tidur saat si kecil tidur. Minta bantuan Dads bergantian menjaga si kecil.

baca juga

Makanan Bergizi

source: http://corporate.kimiafarmaapotek.co.id/

Rasa lelah pasca melahirkan dua kali lipat dari biasanya, terlebih Moms harus menyusui si kecil. Jangan lupa untuk menjaga pola makan sehat ya Moms dengan makan makanan yang bergizi supaya Moms tetap sehat, sehingga bisa mengontrol emosi dengan stabil.

Bersosialisasi

source: https://www.orami.co.id/

Menyendiri biasanya justru malah akan membuat kita semakin terbawa perasaan, sedih, kesepian, bayang-bayang proses melahirkan dan perasaan-perasaan yang membuat Moms tidak bisa mengendalikan emosi dengan baik. Maka dari itu, Moms harus bersosialisasi, setidaknya bercakap-cakap dengan keluarga ataupun kerabat-kerabat yang sedang menjenguk kita dan si kecil.

baca juga

Bermain dengan Si Kecil

source: http://purekids.co.id/

Seringkali melihat si kecil membuat kita tersentuh tanpa alasan, maka daripada Moms bersedih, kesal, lelah, coba buat kontak mata, ungkapkan rasa cinta Moms, dan nyanyikan lagu untuknya. Ia memang belum mengerti apa yang kita lakukan, tetapi Ia justru dapat melihat, mendengar dan merasakan cinta yang Moms sampaikan karena berasal dari hati.

Me Time

source: https://okezone.com/

Hal ini sangat perlu Moms lakukan, sesekali manjakkan diri dengan berjalan-jalan, menonton film atau drama favorit, merawat diri ke salon atau spa, yoga, dan kegiatan-kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan si kecil. Tapi, untuk Moms yang menyusui pastikan sudah menyimpan stok ASI untuk si kecil ya, jadi Moms bisa memanjakkan diri dengan tenang.

Selamat atas kelahiran si kecil ya Moms, dan semangat untuk melawan emosi pasca melahirkan, happy selalu ya Moms.