Puasa Bagi Ibu Hamil

Sama seperti orang-orang pada umumnya, berpuasa juga akan memberikan manfaat bagi wanita hamil. Pasalnya, puasa tidak akan banyak berpengaruh banyak pada kondisi janin dalam kandungan. Akan tetapi, hal ini harus diimbangi dengan kondisi ibu yang sehat. Jika memang asupan gizi dan nutrisimu seimbang, puasa dijamin tidak akan berdampak buruk. Faktanya, puasa hanyalah mengubah waktu makan menjadi saat sahur dan berbuka. 
 

source: https://ohsemmama.com/


Sayangnya, ada beberapa kondisi kehamilan yang ternyata membuat para ibu disarankan untuk tidak berpuasa. Hal ini terkait dengan kondisi pencernaan, tekanan darah, hingga riwayat penyakit. Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan mengenai ketentuan puasa bagi ibu hamil berikut ini :
 


1. Wanita Hamil dengan Riwayat Penyakit Diabetes
 

source: https://www.hellosehat.com/


Kondisi pertama yang sebaiknya untuk dipertimbangkan para wanita hamil untuk menunda ibadah puasa adalah riwayat penyakit diabetes. Hal ini penting karena para penderita diabetes perlu menjalankan program makan sesuai dengan ketentuan dokter supaya kandungan darah dalam gulanya tetap simbang, tidak kurang dan tidak lebih. Selain itu, para penderita diabetes juga dangat mudah merasa lemas dan kerap kali pingsan jika kadar gula dalam darahnya menurun. 
 

baca juga


2. Wanita Hamil dengan Penyakit Pencernaan Seperti Maag
 

source: https://gatewayessentialoils.com/


Wanita hamil yang mempunyai penyakit pencernaan ada baiknya memikirkan ulang niatnya untuk berpuasa. Hal ini penting sebab, kondisi pencernaan yang tidak baik akan sangat mempengaruhi asupan gizi untuk janin dalam kandungan. Ada baiknya untuk melakukan konsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum berpuasa. Ingat, patuhi saran dokter terutama untuk seputar asupan gizi dan menu selama Ramadan.
 


3. Wanita Hamil dengan Anemia & Hipertensi
 

source: https://www.ciri2oranghamil.com/


Tekanan darah rendah pada wanita hamil sangatlah berpengaruh pada kondisi tumbuh kembang janin dalam kandungan. Ibu yang mempunyai tekanan darah rendah saat hamil akan lebih berisiko sebab nutrisi dan oksigen yang tersalurkan melalui darah pada janin akan terhambat. Itulah sebabnya, kamu perlu memerhatikan betul kondisi asupan zat besi. Jika anemiamu parah, sebaiknya lakukan konsultasi pada dokter dan hindari berpuasa hingga tekanan darah kembali membaik dan normal. Begitu pula pada ibu yang mempunyai tekanan darah tinggi. Pastikan kamu selalu memantau kondisi teknana darah selama kehamilan khususnya di bulan Ramadan.
 

baca juga


 

source: http://pedulisehat.info/


Itulah beberapa kondisi wanita hamil yang sebaiknya mempertimbangkan ulang untuk menjalankan ibadah puasa. Perhatikan juga asupan cairan tubuh dan kondisi kandungan. Wanita hamil yang kerap mengalami dehidrasi dan pendarahan sangatlah dianjurkan untuk tidak berpuasa. Kamu bisa menggantinya dengan berpuasa di luar bulan Ramadan atau membayar fidyah.