Membuat kreasi makanan

source: https://vemale.com/

Si kecil biasanya tertarik melihat makanan yang memiliki bentuk yang lucu dan unik. Maka, Moms bisa berkreasi membuat bento dengan karakter lucu atau membuat masakan dengan bahan sayuran-sayuran yang tampilan warnanya menggiurkan, misalnya wortel, buncis, jagung, dan sayuran segar lainnya.

Menu Baru

source: http://tahutuna.id/

Selain harus kreatif dalam membuat kreasi makanan, Moms juga bisa membuat menu makanan baru yang beragam. Hanya sedikit mungkin si kecil akan mencicipi makanan tersebut, tapi tetap hargai ya Moms dan jangan pantang menyerah, karena biarpun sedikit ,suatu saat ia akan mengingatnya dan tiba-tiba meminta Moms membuatkan makanan tersebut lagi. Makan sesuai kemauannya justru membuatnya pasti makan dengan lahap.

baca juga
Ajak anak bergabung dalam mengolah makanan
source: https://food.detik.com/

Saat Moms memasak makanan, ajak anak untuk bergabung. Biasanya anak akan senang jika kita percaya untuk melakukan sesuatu bersama-sama. Moms bisa mengajak anak untuk membersihkan buah-buahan, sayur-sayuran, dan berbagai makanan sehat agar ketika makanan sudah siap anak mau memakannya karena ia ikut andil dalam proses mengolah makanan.

Makan bersama

source: http://tribunnews.com/
Menurut Lismiyati A M.d. TW, terapis wicara dari Growing Heart Developmental Centre, lakukan terapi berikut untuk menghalau serangan GTM dari anak; relaksasi dengan memberikan input sensori pada area wajah melalui sentuhan, getaran dan temperatur, memenuhi kebutuhan input sensori oral yang meliputi rasa, tekstur, temperatur dan jumlah, latihan motorik oral, seperti kekuatan otot bibir termasuk closure (menutup bibir), latihan gerak bibir, stabilitasi rahang, pergerakan lidah (menjulur, gerakan ke atas dan  bawah, kanan dan kiri). Ini bertujuan untuk melatih ketepatan pergerakan artikulator dan kekuatan otot artikulator, serta membantu untuk koordinasi gerak antara rahang, bibir dan lidah yang sangat memengaruhi proses makan dan bicara, dan yang terakhir latihan meniup dan pernafasan yang berfungsi sebagai latihan motorik mulut dan persiapan bersuara.
source: http://tribunnews.com/

Siapa yang tak suka berkumpul dengan keluarga? Tak hanya kita, anak-anak juga suka melakukan berbagai kegiatan secara bersama-sama termasuk momen makan. Awalnya mungkin tidak mau makan, tapi lama kelamaan dia akan mau karena melihat anggota keluarga lainnya makan, apalagi anak kecil sangat suka pujian. Maka, selama makan bersama pastikan semua anggota keluarga menghargai setiap suapannya agar si kecil yang picky eater termotivasi.

Nah, setelah tahu strateginya, Moms bisa stop dari rasa kesal dan stres menghadapi aksi GTM (Gerakan Tutup Mulut) dan GMM (Gerakan Mulut Melepeh). Ingat untuk selalu berusaha memahami lebih dulu penyebab di balik kebiasaan makan anak ini.