Memulai pemberian MPASI pada saat yang tepat akan sangat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang bayi. Periode ini dikenal pula sebagai masa penyapihan (weaning) yang merupakan suatu proses dimulainya pemberian makanan bayi khusus selain ASI secara bertahap jenis, jumlah, frekuensi maupun tekstur dan konsistensinya sampai seluruh kebutuhan nutrisi anak dipenuhi oleh makanan. 

Menurut WHO, pemberian MPASI harus meliputi hal-hal berikut ini: 

  • Pada awal MPASI usia 6 bulan, frekuensi makan diberikan dua kali.
  • Pada umur 6-9 bulan, frekuensi MPASI diberikan 3 kali. Berikan snack biskuit atau buah matang 1-2 kali sehari.
  • Pada umur 9-11 bulan, frekuensi MPASI diberikan 4 kali sehari. Berikan snack 1-2 kali sehari.
  • Pada umur 12-24 bulan, frekuensi makan diberikan 5 kali sehari dan juga snack tambahan.
source: https://www.freepik.com

Jumlah pemberian makan:

  • Pada awal MPASI jumlah makanan yang diberikan sekitar 2-3 sendok makan dewasa.
  • Usia 6-9 bulan menjadi ½ cangkir
  • Usia 9-11bulan menjadi ¾ cangkir
  • Usia 12-24 menjadi 1 cangkir penuh
Usia 6 Bulan

Pada umur 6 bulan tekstur makanan bayi lumat (bubur saring, pure atau makanan yang ditumbuk atau dihaluskan). Pastikan makanan tidak terlalu cair ya moms sehingga gunakan sedikit saja air atau ASI.

Usia 8 Bulan 

Pada usia 8 bulan sudah dapat dikenalkan dengan makanan bayi finger food seperti kentang rebus, ketela atau buah-buahan.

Usia 9-11 Bulan

Pada usia 9-11 bulan tekstur naik menjadi makanan bayi lembek (nasi tim, bubur tanpa saring atau makanan yang dicincang halus).Umur 12 bulan bayi sudah dapat makan makanan lainnya. 
source: https://www.freepik.com
baca juga

Apa ciri-ciri bayi siap mendapat MPASI?

  1. Reflex ekstrusi (menjulurkan lidah) telah sangat berkurang atau sudah menghilang.
  2. Mampu menahan kepala tetap tegak.
  3. Duduk tanpa atau hanya dengan sedikit bantuan dan mampu menjaga keseimbangan badannya ketika tangannya meraih apapun benda yang ada didekatnya. 

 

source: https://www.freepik.com