1. Dekatkan Bayi Pada Payudara

Keberhasilan relaktasi dan induksi laktasi akan terjadi bila bayi segera menyusu saat didekatkan pada payudara. Pada awalnya bayi memerlukan bantuan untuk dapat melekat dengan benar pada payudara. Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indoneesia yakni, salah satu penelitian relaktasi menemukan bahwa 74% bayi menolak untuk segera menyusu pada awal laktasi yang disebabkan karena bayi kesulitan melekat pada payudara dan memerlukan bantuan tenaga kesehatan yang terlatih untuk mengatasinya. 

source: https://freepik.com

2. Motivasi Ibu Harus Kuat

Ibu menyusui harus mempunyai motivasi yang kuat karena mengetahui laktasi sangat penting dalam mendukung kesehatan bayi. Banyak ibu yang termotivasi untuk melakukan relaktasi ketika mengetahui bahayanya penggunaan susu formula. Siapkan mental ibu dan cari dukungan terutama dari keluarga terdekat (suami, orangtua atau teman dekat). Dibutuhkan kesabaran yang tinggi karena seringkali memerlukan waktu yang lama 

source: https://freepik.com
baca juga

3. Skin-to-Skin Contact

Sangat dianjurkan pada ibu menyusui untuk sering melakukan kontak kulit dengan bayi (skin-to-skin contact) pada saat bayi tidak menyusu antara lain dengan melakukan metode kanguru, dimana bayi selalu berada di dada ibu. Tidurlah bersama bayi pada siang maupun malam hari, dekap dan gendonglah bayi sesering mungkin. Sebisa mungkin seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan bayi dapat dikerjakan oleh ibu sendiri, baik memandikan bayi, mengganti popok, ataupun mengajak bayi bermain.

source: http://mumsgrapevine.com.au

4. Susui Bayi Sesering Mungkin

Ada baiknya susuilah bayi sesering mungkin setiap 1 jam, paling tidak 8-12 kali dalam 24 jam. Gunakan ke-2 payudara, minimal 10-15 menit pada setiap payudara pada satu kesempatan menyusui. Selain itu pastikan posisi dan pelekatan bayi pada payudara adalah baik. Monitor asupan bayi cukup atau tidak dengan memantau buang air kecil bayi, minimal 6 kali atau lebih dalam sehari.

source: https://freepik.com