1. Sulit Berkomunikasi

Salah satu tanda anak dengan sindrom asperger adalah terganggunya tumbuh kembang anak dalam hal berkomunikasi. Mereka mungkin bermasalah menggunakan ekspresi dan gerak tubuh serta kesulitan memahami bahasa tubuh. Selain itu, mereka cenderung bermasalah memahami bahasa dalam konteks. Tumbuh kembang anak yang terganggu karena sindrom asperger juga sulit mengartikan serta mengekspresikan hal-hal yang sifatnya abstrak atau bermakna ganda. 

source: https://www.freepik.com

2. Sulit Berinteraksi Sosial

Bagi anak dengan sindrome asperger tidak dapat melakukan komunikasi dua arah, hanya dapat melakukan komunikasi satu arah. Kesulitan interaksi yang dialami oleh anak dengan asperger juga dapat dilihat dari cara berbicaranya. Anak dengan asperger juga sulit untuk memegang kendali ketika sedang berbicara. Mereka dapat terus berbicara sendiri tanpa memperhatikan komunikator yang lain.

source: https://www.freepik.com
baca juga

3. Kebiasaan yang berulang-ulang.

Anak dengan asperger seringkali melakukan hal-hal yang bersifat berulang-ulang. Misalnya meremas-remas atau memutar jari tangan. Kebiasaan ini memang tidak biasa. Anak dengan Asperger’s syndrome kemungkinan mengembangkan ritual yang selalu diikuti, seperti mengenakan pakaian dengan urutan tertentu. Selain itu anak dengan sindrom asperger biasanya memperhatikan satu hal namun memakan waktu lama. Ia juga dapat memiliki perhatian berlebih pada suatu hal yang dia minati hingga berjam-jam.

source: https://www.freepik.com

4. Rutinitas Terjadwal

Anak dengan sindrom asperger membuat mereka punya rutinitas tetap yang terjadwal. Anak akan bersikap sangat disiplin dengan jadwalnya. Jika Moms mengubah rutinitasnya, maka akan membuatnya sangat bingung dan ketakutan.

source: https://www.freepik.com