Apa penyebab separation anxiety pada anak?

  • Genetik – gangguan kecemasan bukan jenis penyakit neurologi apda anak, namun terdapat korelasi apabila orang tua merupakan tipe pencemas, maka anak juga mudah cemas.
  • Jenis kelamin – gangguan kecemasan lebih sering terjadi pada anak perempuan dibandingkan laki-laki.
  • Over protective – terkadang orang tua secara emosional terlalu over protective pada anak, sehingga khawatir meninggalkan si kecil. Oelh karena itu anak menjadi tidak biasa ditinggalkan orangtua atau terbiasa selalu ditemani. 
source: https://www.freepik.com

Bagaimana cara mengatasi separation anxiety?
 

  • Biasakan anak akrab dengan pengasuhnya – Nenek atau kakek tentu lebih mudah diterima bayi dibandingkan pengasuh barunya. Sehingga melakukan beberapa kali kunjungan atau pertemuan dengan pengasuh baru dapat membantu anak mengurangi kecemasannya.
  • Bangun kepercayaan anak ke orang tua – Meskipun Si kecil belum sepenuhnya memahami apa yang orang tua katakan. Namun, memenuhi janji yang orang tua buat, dapat membangun rasa saling percaya antara anak dan orangtua. 
  • Lakukan dengan rutin – Rutinitas yang terjadwal akan membantu anak dalam membangun kepercayaannya terhadap orang tua, dan dengan sendirinya ia akan tidak akan mudah rewel jika berpisah dengan orangtua 
  • Latihlah Anak untuk berpisah – Berpisah dengan ibu dapat membuat anak stres. Latihan berpisah misalnya tinggalkan anak ke warung dan biilang padanya akan kembali dengan segera. 
  • Buatlah anak senang – Selalu ucapkan selamat tinggal dengan mencium dan memeluk anak ketika Moms akan pergi. Beritahu ia jika saatnya akan pergi dan katakan kapan akan kembali. 
source: https://www.freepik.com
baca juga

Selain itu yang terpenting adalah hindari meninggalkan anak secara mendadak. Hal ini karena
meninggalkan anak secara mendadak dan sembunyi-sembunyi akan membuatnya kaget. Dengan begini justru yang membuat separation anxiety semakin sulit untuk dihilangkan.

source: https://www.freepik.com