1. Kurang Gizi

Kekurangan gizi (malnutrisi) merupakan gangguan kesehatan dan perkembangan bayi serius yang terjadi ketika tubuh tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup. Kurangnya gizi atau asupan kalori yang kurang memadai berdampak negatif pada perkembangan mental dan fisik bayi. Anak-anak yang kekurangan gizi mungkin akan duduk, berjalan, berbicara atau merangkak lebih lambat daripada anak lain seusianya. Berat badannya pun cenderung susah naik karena tidak didukung kecukupan gizi yang optimal.

source: https://AliExpress.com

2. Gangguan Fungsi Saluran Cerna

Sekitar 10-20% bayi mengalami gangguan kenaikan berat badan. Normalnya berat badan bayi naik 1000 gram per bulan saat di bawah usia 3 bulan dan penyebab utama ini seringkali terjadi pada penderita gangguan fungsi saluran cerna dengan berbagai penyakit yang menyertainya. Selain itu pada beberapa kasus langka, kegagalan untuk menaikkan berat badan anak dapat diakibatkan oleh gangguan paru-paru, seperti cystic fibrosis, masalah pada kromosom anak, seperti Down syndrome; atau penyakit metabolisme seperti defisiensi hormon pertumbuhan. 

source: http://lloydsoflove.blogspot.com
baca juga

3. Faktor Lingkungan

Diketahui sekitar 10-20% bayi mengalami gangguan kenaikan berat badan. Sebagian berat badan bayi awalnya normal tetapi sebagian lainnya profil grafik BB dalam KMS atau kartu kesehatannya cenderung tidak optimal sejak lahir. Dalam hal ini penyebab yang lain pada umumnya melibatkan faktor lingkungan dan sosial yang berinteraksi untuk menjaga anak dari mendapatkan nutrisi. Selain faktor lingkungan, perkembangan bayi terganggu di mana berat badannya sulit naik tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dapat disebabkan oleh ibu yang menjalankan diet rendah lemak. 

source: http://ahchealthenews.com

4. Lidah Pendek atau Tongue Tied

Dalam beberapa kasus ada bayi yang memiliki keadaan lidah yang pendek atau tongue tied. Kondisi ini dapat membuat si kecil kesulitan ketika menyusu atau mendapatkan ASI, akibatnya ia tidak mendapatkan nutrisi dalam ASI secara maksimal. Selain itu pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang tidak tepat dapat menyebabkan berat badan bayi susah naik, sehingga perkembangan bayi menjadi lebih lambat. 

source: https://theconversation.com