Bayi Tabung dan Inseminasi Buatan

Secara umum, kedua prosedur ini dilakukan untuk membantu pasangan suami istri yang sulit untuk memiliki anak. Keduanya bekerja untuk membantu proses pembuahan, tetapi dengan cara dan proses yang berbeda. 
 

youtube:Q7CaA1umSdk
source: https://www.youtube.com/watch?v=Q7CaA1umSdk
IUI (Inseminasi Buatan), IVF (Bayi Tabung), dan ICSI


 


Perbedaan Proses

Proses Bayi Tabung

Program bayi tabung, yang juga populer dengan sebutan program in vitro fertilization (IVF) dilakukan dengan cara merangsang ovarium untuk dapat memproduksi banyak telur yang nantinya akan diekstrasi dari rahim dengan melakukan penyedotan. Untuk melaksanakan proses ini, pasien istri akan dibius secara total. Di lain sisi, pasien suami juga akan diambil spermanya untuk nantinya membuahi sel telur yang telah diambil. Pembuahan ini dilakukan dalam sebuah cawan khusus dan melalui proses inkubasi selama 3-5 hari. Jika pembuahan terjadi, embrio yang dihasilkan akan diletakkan ke dalam rahim ibu kembali.

Proses Inseminasi Buatan

Berbeda dengan proses bayi tabung, inseminasi buatan, atau juga populer dengan sebutan intrauterine insemination (IUI) dilakukan dengan mencuci sperma suami, kemudian dimasukkan melalui leher rahim dengan menggunakan kateter agar dapat langsung masuk menuju rahim. Selanjutnya, sperma akan bergerak sendiri menuju tuba falopi sehingga dapat membuahi sel telur.
 

source: http://mommiesdaily.com/


 

baca juga


Potensi Keberhasilan

Bayi Tabung
Berdasarkan data medis dari Amerika Serikat, program bayi tabung lebih banyak memberikan hasil positif dibandingkan dengan inseminasi buatan. Akan tetapi, hal ini juga dipengaruhi oleh usia istri saat melakukan program bayi tabung:

  1. Wanita dengan usia dibawah 35 tahun mempunyai potensi keberhasilan sekitar 41-43%
  2. Wanita dengan usia antara 35-37  tahun mempunyai potensi keberhasilan sekitar 33-36%
  3. Wanita dengan usia antara 38-40 tahun mempunyai potensi keberhasilan sekitar 23-27%
  4. Wanita dengan usia di atas 40 tahun mempunyai potensi keberhasilan sekitar 13-18%

Inseminasi Buatan
Berbeda dengan bayi tabung, keberhasilan inseminasi buatan sangat bergantung pada kondisi kesuburan dan usia dari istri dan suami. Hasil penelitian di Amerika Serikat memberikan hasil bahwa persentasi keberhasilan metode inseminasi buatan pada pasangan yang memiliki masalah kesuburan hanya sekitar 4-5%. Akan tetapi hal ini dapat dibantu dengan menggunakan obat kesuburan, yang nantinya menambah potensi keberhasilan menjadi 7-16%. 
 

source: http://rise-bintang.blogspot.com/


 


Biaya yang Dibutuhkan

Terakhir, untuk biaya yang dibutuhkan dalam menjalani proses bayi tabung cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan inseminasi buatan. Hal ini disebabkan karena bayi tabung membutuhkan proses yang lebih panjang, rumit dan kompleks.
 

source: https://hellosehat.com/


Nah, itulah perbedaan bayi tabung dan inseminasi buatan secara keseluruhan. Jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui mana yang lebih cocok dan memberikan potensi keberhasilan lebih tinggi untuk kamu dan pasangan.