1. Multitasking

Memilih sekolah sangat penting bagi pendidikan anak sekaligusnya karakternya di masa depan. Hindari memiliki sekolah yang hanya mengajarkan teori, tanpa praktek dan memberikan banyak tugas untuk dikerjakan anak di rumah. Jika setiap hari, anak hanya berkutat dengan buku pelajaran, maka ia tidak bisa melakukan sesuatu hal lain, yang artinya tak ada kesempatan membekali anak dengan kemampuan multitasking atau serba bisa. Selain itu, berikan waktu untuk anak menonton TV dan berselancar di dunia maya. Karena dari sana anak bisa mendapatkan informasi tentang dunia luar. Dengan catatan, terapkan aturan saat menonton dan mengakses internet agar anak tak kebablasan. 
 
source: http://www.mamaexperta.com

 

2. Puji Anak Karena Usaha, Bukan Kecerdasannya

Pujian berperan penting membangun kepercayaan diri anak. Oleh karena itu, selalu puji anak ketika meraih sebuah pencapaian. Namun, yang orang tua perlu apresiasi adalah kerja keras anak, bukan melabelinya dengan kata "pintar". Survei telah membuktikan jika anak yang dipuji karena usaha dan kerja keraskan akan memperlihatkan peningkatan positif. Sementara yang dipuji cerdas, prestasinya mungkin akan naik-turun. 
 
source: http://chuchutv.com

 
baca juga

3. Jangan Menghapal, Tapi Memahami

Baik di rumah, maupun di sekolah, anak dituntut untuk menghapal pelajaran ataupun beragam hal. Sebaiknya metode belajar anak dengan menghapal ini diganti dengan memahami. Orang tua perlu mengajak anak untuk menganalisa dan memahami setiap hal. Hal ini sangat penting dalam mengembangkan cara berpikir dan pendapat anak sendiri. Contoh, jika topiknya tentang kemerdekaan Indonesia, yang penting dijelaskan kepada anak adalah bagaimana Indonesia akhirnya merdeka dan hasil kemerdekaan saat ini, ketimbang menghapal tanggal-tanggalnya. 
 
source: https://parenting77.com

 

4. Dorong Anak Mencoba Setiap Hal

Keberanian dan percaya diri harus diajarkan kepada anak sejak dini. Salah satu caranya adalah mendorong anak untuk lebih aktif dan ikut dalam berbagai kegiatan dan perlombaan. Semuanya bisa dimulai dari hal-hal kecil lebih dulu. Contohnya, ikut serta dalam lomba komunitas dan sekolah. Tak perlu menuntut anak menang, melainkan yang utama adalah mengapresisi keberaniannya. 
 
source: https://www.health24.com

 
baca juga

5. Tunjukkan Tentang Etika Kerja dan Prestasi

Kebanyakan anak sukses, karena dibesarkan oleh orangtua yang berfokus pada tujuan. Kalau kamu ingin berhasil di masa depan, maka jadilah role model untuk anak. Jadilah panutan dalam hal disiplin, kerja keras, mengerjakan segala sesuatu dengan rapi dan teratur, konsisten dan sebagainya. Kalau Moms adalah ibu rumah tangga, tetaplah aktif dan kurangi waktu bersantai karena hal itu memengaruhi mental anak yang juga ingin lebih banyak bersantai. Sementara untuk ibu bekerja, berikan teladan dengan berprestasi di lingkungan kerja. 
 
source: https://www.vix.com