Menu Sahur

Saat kamu ingin mengajarkan anak untuk berpuasa, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membiasakan si kecil untuk bersahur. Nah, menu sahur yang disajikan juga haruslah menarik, enak, dan pastinya bergizi. Agar si kecil tetap kuat berpuasa, kamu harus mengetahui panduan gizi anak selama bulan Ramadhan, di antaranya:
 

source: https://hellosehat.com/


 


Lauk Berprotein Tinggi

Hal pertama yang harus kamu perhatikan saat akan menyiapkan menu sahur untuk buah hati adalah pasikan lauk yang disediakan mengandung protein dengan kadar yang tinggi. Hal ini penting untuk energi anak selama berpuasa satu hari penuh dapat terisi dengan optimal. Ingat, sumber energi bukanlah dari nasi, melainkan protein. 

Perhatikan Indeks Glikemik

Kedua, perhatikanlah indeks glikemik pada makanan yang kamu sediakan. Pilihlah makanan dengan indeks glikemik rendah yang mampu meningkatkan kadar gula darah perlahan dan bertahan lama sehingga menghindari anak cepat lemas dan mengantuk. Itulah sebabnya, kamu dapat mengurangi pemberian nasi, dan menggantinya dengan asupan karbohidrat lain seperti nasi merah, ubi, kacang hijau, varian jagung, agar si kecil tidak mudah lesu.

Air Putih

Kalau yang satu ini memang terlihat sederhana, tetapi sangat penting untuk kamu perhatikan untuk memastikan asupan cairan anak tetap terpenuhi. Pastikan kamu selalu mengingatkan anak untuk minum air putih sebelum tidur dan menjelang dan sesudah sahur masing-masing minimal 1 gelasuntuk menjaga asupan cairan tubuh. 

Buah dan Sayuran

Jangan lupa untuk menjaga asupan serat anak agar dapat pencernaannya dapat tetap terjaga dengan baik. Itulah sebabnya, sayuran dan buah tidak boleh absen dari meja makan saat bersantap sahur. Pastikan kamu sudah memotong buah kecil-kecil agar anak tidak malas memakannya saat sahur.

Susu

Terakhir, susu juga harus kamu berikan untuk menjaga asupan nutrisi si kecil tetap terpenuhi dengan baik. Tidak hanya menjadi sumber kalsium, susu juga mempunyai kandungan protein yang mampu menambah pasokan energi si kecil saat berpuasa. 
 

source: http://alwaght.com/


Pastikan kamu menyiapkan semua makanan dalam porsi yang cukup. Jangan sampai membuat anak kewalahan dalam menyantap semua menu sahur yang kamu siapkan.
 

baca juga


Menu Buka Puasa

Selain menu sahur, menu buka puasa juga perlu untuk kamu perhatikan. Terkadang, anak-anak akan menjadi sangat heboh saat akan menentukan makanan berbuka. Keinginan ini dan itu memang tidak ada salahnya untuk dipenuhi agar ia bersemangat dalam berpuasa, tetapi kamu juga harus memperhatikan kandungan gizi dan makanan yang ia inginkan.
 

source: http://www.tipscaralangsing.com/


 

Minuman Hangat

Sudah menjadi kebiasaan, varian minuman segar seperti sirup dan es buah menjadi takjil yang ditunggu-tunggu oleh anak saat berbuka. Akan tetapi, mulailah untuk mendidik anak dengan membiasakannya membatalkan puasa dengan minuman hangat. Hal ini penting karena minuman dingin berisiko membuat anak mudah kenyang dan malas menyantap makanan lain.

Perhatikan Indeks Glikemik

Sama seperti saat sahur, kamu juga harus memperhatikan kadar glikemik pada menu makanan berbuka. Akan tetapi, untuk berbuka, kamu sangat dianjurkan untuk memilih makanan dengan dengan indeks glikemik tinggi. Hal ini penting untuk kembali menstabilkan kadar gula darah sehingga membuat si kecil lebih berenergi saat tarawih. Kreasi menu makanan dari kentang, roti tawar, nasi putih, dan pasta dapat menjadi pilihan kamu. 

Lauk Dengan Protein dan Serat Tinggi

Sama seperti saat sahur, makanan berbuka puasa juga harus diisi dengan menu-menu lauk yang kaya protein dan serat. Jangan pernah lewatkan waktu makan di bulan Ramadhan untuk mengisi asupan makanan yang menjadi sumber energi harian agar si kecil tetap semangat dan sehat selama menjalani ibadah puasa.

Buah-buahan

Selain untuk mengisi kebutuhan vitamin dan serat, buah juga penting untuk memberikan asupan air pada tubuh. Itulah sebabnya, kamu sangat disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan seperti melon dan semangka. 

Hindari Makanan Berlemak

Selama bulan puasa, sebaiknya hindari makanan dengan lemak tinggi seperti menu makanan cepat saji, makanan beku, atau menu lain yang cenderung disukai anak. Menu gorengan ini sangat tidak dianjurkan karena dapat membuat lambung bekerja lebih keras dalam mencerna makanan sehingga mengganggu sistem pencernaan tubuh si kecil.
 

source: http://theprimalparent.com/


Nah, itulah beberapa panduan untuk asupan gizi si kecil dalam menu sahur dan berbukanya selama bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat dan selamat berpuasa!