Ciri-Ciri Keputihan

Pada dasarnya, keputihan merupakan zat cair atau semipadat yang mengalir dari lubang vagina seseorang. Keputihan terdiri atas 2 jenis, yaitu keputihan normal dan abnormal. Berikut ini detail perbedaannya.
 

  • Keputihan Normal
Keputihan normal berwarna bening atau putih susu dan tidak berbau. Tekstur keputihan normal biasanya licin dan cair ketika masa subur, tetapi akan berubah menjadi semipadat dan lengket saat menjelang sikus menstruasi, Moms. Volume keputihan jenis ini akan meningkat ketika kamu berolahraga, mengonsumsi pil KB, memasuki masa ovulasi, mengalami gairah seksual, serta saat mengalami stress.
  • Keputihan Abnormal

Di sisi lain, keputihan abnormal terjadi ketika keputihan yang kamu alami mempunyai aroma menyengat dan warna yang berbeda dari biasanya, disertai dengan rasa gatal atau perih pada area vagina. Nah, jika anak remaja Moms mengalami keputihan jenis ini, kamu perlu berhati-hati.

source: https://hellosehat.com/kehamilan/kesuburan/waktu-ovulasi-berdasarkan-warna-keputihan/




Cara Mengatasi Keputihan

Keputihan, bahkan yang normal sekalipun, dapat sangat mengganggu aktivitas dan ketidaknyamanan seseorang. Tapi tenang saja, kamu bisa mengatasi keputihan pada remaja dengan melakukan 3 hal ini, yaitu:


Kenakan Celana Dalam yang Menyerap Keringat
Perlu kamu ketahui, area vagina yang lembab merupakan salah satu penyebab keputihan yang juga dapat memperparahnya. Oleh karena itu, anak perlu mengenakan celana dalam yang menyerap keringat. Anak Moms bisa menggenakan celana dalam berbahan katun yang super nyaman untuk digunakan dan pastinya tidak akan membuat area vagina menjadi lembab.
 

source: http://www.huffingtonpost.com/2015/05/28/granny-panty-underwear-sales_n_7460524.html
baca juga



Segera Mengganti Celana Dalam yang Lembab dan Basah
Selain menggunakan pakaian dalam yang menyerap keringat, pastikan anak juga harus mengganti celana dalam yang sudah lembab, Moms. Ketika tengah menstruasi, sebaiknya anak segera mengganti celana dalam yang sudah menjadi lembab dengan celana dalam baru yang kering, ya. Tak hanya itu, setiap habis berolahraga, berikan pengertian pada anak agar jangan pernah malas untuk mengganti celana dalam yang basah dan pastinya menjadi super lambab, Moms.

source: http://woman.ng/2016/07/you-shouldnt-be-wearing-panties-to-bed-heres-why/



Menjaga Kebersihan Area Vagina
Anak Moms juga harus selalu menjaga kebersihkan area vagina dari jamur dan bakteri yang dapat menyebabkan keputihan, lho. Oleh sebab itu setiap buang air besar atau air kecil, anak wajib membersihkan area vagina dengan air bersih dan sabun khusus dari arah vagina ke bagian anus. Setelah itu, keringkan area vagina dengan cara yang sama yaitu dari arah depan ke belakang, Moms. Degan begitu, area vagina akan bersih dan terbebas dari kuman atau bakteri yang ada di area anus.
 

source: http://www.netdoctor.co.uk/conditions/a27043/cystitis-bladder-urinary-tract-infection-myths/
baca juga



Jangan Mengonsumsi Nanas dan Belimbing
Ya, ini merupakan berita buruk buat anak Moms yang hobi makan nanas dan belimbing. Jika ingin terbebas dari keputihan, sebaiknya hindari 2 buah ini. Buah nanas dan belimbing memang enak dan segar banget, tetapi perlu Moms ketahui, kedua buah ini dapat membuat keputihan semakin parah.
 
 

source: https://listas.20minutos.es/lista/la-pina-sus-beneficios-y-propiedades-340666/

Artikel dari: http://beautynesia.id/17381