1. Perhatikan Komposisi

Skincare dan kosmetik memiliki komposisi yang berbeda-beda dan terdapat komposisi kosmetik yang tidak aman seperti merkuri, retinoid, Salicylic Acid (BHA), Hydroquinone, Benzoil Peroxyde, Soy, PABA, Rhodamin dan Benzophenone-3. Jika kandungan-kandungan tersebut terserap oleh tubuh maka bukan tidak mungkin juga bisa terserap oleh bayi dari air susu. Ada baiknya selalu cari informasi tentang skincare yang aman untuk menyusui dan bayi kamu Moms. 
 

source: https://freepik.com

2. Pilih Cara Penggunaan

Beberapa produk skincare ada yang berupa obat luar dan juga obat oral alias diminum secara langsung seperti tablet atau pil. Nah, Moms harus konsultasikan terlebih dahulu pada dokter ahli apakah aman menggunakan skincare dalam bentuk pil atau obat luar. Namun Moms harus tahu bahwa skincare yang dioles bukan berarti aman karena bisa saja mengandung bahan kimia berbahaya. Salah satu yang dicegah adalah retinoid yaitu turunan dari vitamin A yang banyak digunakan di produk kosmetik dan skincare. Bahkan produk anti aging mengandung turunan retinoid, baik facial wash atau produk pemutih kulit. 

source: https://freepik.com
baca juga

3. Pilih Skin Care Serba Herbal

Jika Moms ingin cara yang lebih aman, ada baiknya pilihlah skincare yang mengandung lebih banyak bahan alami daripada kimia. Apalagi saat ini sudah banyak brand kecantikan dari dalam maupun luar negeri yang menjual produk skincare dengan bahan-bahan alami dengan kualitas yang baik. 

source: https://freepik.com

4. Perhatikan Bahan Kimia yang Dilarang

Hati-hati ketika memilih skincare jika Moms masih dalam masa menyusui si kecil. Skincare yang mengandung bahan kimia akan memberikan efek negatif pada tumbuh kembang janin. Berikut ini daftar bahan-bahan berbahaya untuk bayi dalam produk skincare. 

  • Merkuri. Skin care yang mengandung merkuri memang tidak baik untuk kesehatan meskipun anda tidak sedang hamil apalagi bila anda sedang menjalani. Merkuri (air raksa, Hg) adalah salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu - batuan, biji tambang, tanah, air dan udara sebagai senyawa anorganik dan organik.
  • Retinoic acid. Metabolit dari vitamin A. Metabolit merupakan zat yang terlibat dalam metabolisme, baik sebagai hasil maupun intermediet dalam proses metabolisme. Obat ini umumnya digunakan sebagai obat kulit untuk mengatasi jerawat serta mengurangi komedo.
  • Salicylic acid. Ini merupakan (asam salisilat) adalah suatu agen keratolitik atau sering disebut peeling agent yang digunakan dalam pengelupasan sel kulit mati. Meskipun penggunaan kurang dari 2% aman akan tetapi ibu menyusui harus tetap waspada.
source: https://freepik.com