Apakah Penyakit Juvenile Idiopathic Arthritis Itu?

Juvenile idiopathic arthritis adalah penyakit yang dulunya dikenal dengan nama Juvenile Rheumatoid Arthritis. Penyakit ini menyerang sendi dan membuatnya kaku hingga menyiksa penderitanya jika bergerak. Tidak hanya kaku dan sulit bergerak, penderita juvenile idiopathic arthritis juga akan merasakan nyeri luar biasa pada persendiannya. Juvenile idiopathic arthritis bisa menetap dalam tubuh seseorang selama berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau bahkan seumur hidup. 
 

source: https://www.spineuniverse.com/sites/default/files/imagecache/gallery-large/wysiwyg_imageupload/3998/2017/05/30/32288050_M.jpg

Apakah Anak Kecil Dapat Terserang Juvenile Idiopathic Arthritis?

Terdengar seperti penyakit yang biasa diderita oleh orang lanjut usia, namun juvenile idiopathic arthritis justru sering menyerang anak di bawah usia 16 tahun. Karena penyakit ini menyerang anak dalam usia pertumbuhan, maka juvenile idiopathic arthritis juga berisiko menimbulkan berbagai komplikasi seperti permasalahan tumbuh kembang, rusaknya persendian, serta pembengkakan atau radang pada mata.   
 

source: https://i1.wp.com/parenting.firstcry.com/wp-content/uploads/2018/01/181675160-H.jpg?fit=1024%2C700
baca juga

Apakah Penyebab Juvenile Idiopathic Arthritis?

Hingga saat ini belum ditemukan secara pasti apa penyebab timbulnya penyakit ini. Namun juvenile idiopathic arthritis merupakan salah satu bentuk penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh itu sendiri. Penyakit ini bukan penyakit menular. Namun perlu Moms ketahui bahwa faktor bawaan dan jenis kelamin bisa mempertinggi risiko terserang juvenile idiopathic arthritis. Penyakit ini diketahui lebih banyak menyerang anak perempuan dibandingan dengan anak laki-laki.
 

source: http://www.pmmonline.org/AutoImage.aspx?id=38

Bagaimana Ciri Juvenile Idiopathic Arthritis?

  • Nyeri yang timbul terutama setelah bangun tidur, baik tidur malam maupun tidur siang.
  • Pembengkakan yang timbul pada persendian seperti lutut, dan sebagainya.
  • Kekakuan yang terjadi terutama setelah bangun tidur, baik tidur malam maupun tidur siang. Bisa juga ditandai dengan mudahnya si kecil tersandung atau cara berjalannya yang tidak biasa.
  • Demam dan ruam yang muncul terutama di malam hari.
source: https://jamanetwork.com/data/Journals/JAMA/4994/jcr50008f1.png


Demam dan ruam tidak selalu muncul dalam tiap kasus juvenile idiopathic arthritis. Namun jika Moms mendapati si kecil menunjukkan ciri-ciri tersebut tanpa demam dan berlangsung lebih dari seminggu, segera periksakan ke dokter.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai juvenile idiopathic arthritis. Semoga bermanfaat ya, Moms!