1. Membeli Semua Keperluan Anak

Menjelang kelahiran anak pertama, semuanya menjadi serba menegangkan sekaligus menyenangkan. Demi kesempurnaan dalam menyambut kedatangan si kecil, semua perlengkapan bayi dibeli hingga tak terasa sudah menghabiskan jumlah uang yang besar. Padahal, tahukah Moms, kebanyakan dari perlengkapan bayi masa pakainya hanya sebentar sekali karena bayi akan tumbuh dengan pesat. Buatlah daftar perlengkapan bayi yang dibutuhkan selengkap-lengkapnya, lalu tandai mana saja yang cukup menyewa tanpa harus membeli, seperti stroller, baby bath tub, high chair, dan sebagainya. Dengan demikian Moms bisa menghemat pengeluaran dan menyalurkannya untuk hal lain, seperti vaksin, misalnya.
 

source: https://www.alicanteholidayvillas.com/template/ahv_2/img/baby.jpg

2. Menitipkan Anak Secara Gratisan pada Orang Tua

Moms dan Dads sama-sama bekerja di luar rumah seharian. Akhirnya ketika sudah memiliki anak, terpaksa menitipkannya pada orang tua. Tidak masalah sih, Moms, dengan menitipkan anak pada orang tua. Namun alangkah baiknya jika Moms tidak menitipkan anak begitu saja pada orang tua secara gratisan. Ingat, orang tua Moms sudah tidak muda lagi, lho. Tubuh renta mereka tidak dirancang untuk kembali mengurus bayi yang menguras tenaga. Gunakanlah jasa pengasuh agar orang tua Moms cukup mengawasi si kecil yang sedang diasuh oleh sang pengasuh. Dan bicarakanlah dengan Dads untuk memberikan tanda terima kasih pada orang tua yang telah mau dititipi si kecil dalam bentuk turut membayar tagihan listrik di rumah orang tua, membelikan sembako tiap bulan, atau lain sebagainya.
 

source: http://www.awch.org.au/child-health-images/awch_people/WGS_and_%20Baby.jpg
baca juga

 

3. Menabung untuk Liburan

Siapa sih Moms, yang tidak ingin melakukan liburan keluarga? Sah-sah saja jika Moms menabung khusus untuk melakukan liburan keluarga ke luar negeri sekalipun. Namun, jangan lupa juga menabung untuk keperluan mendasar rumah tangga ya, Moms. Tabungan yang wajib ada dalam sebuah rumah tangga dengan anak yakni tabungan untuk rumah jika belum memiliki rumah sendiri, tabungan untuk kesehatan anak, serta tabungan untuk pendidikan anak.
 

source: https://fthmb.tqn.com/ZCeGTuOFAxpBzMip_aciiI1yulI=/2119x1415/filters:no_upscale():fill(transparent,1)/GettyImages-641258012-58ef67d13df78cd3fc5dff69.jpg

4. Mengumbar Permasalahan Rumah Tangga di Media Sosial

Menjadi orang tua artinya tanggung jawab moral sudah bukan hanya soal Moms dan Dads lagi, melainkan juga soal anak. Apapun permasalahan rumah tangga yang dialami Moms, hendaknya Moms tidak mengumbarnya di media sosial. Ingat Moms, apa yang sudah diunggah di internet akan terus ada di dunia maya, walaupun Moms sudah menghapusnya. Jangan sampai ketika anak Moms sudah lebih besar nantinya akan mengetahui apapun aib rumah tangga Moms tersebut dari internet. Lebih parahnya lagi, jika si kecil menjadi korban bullying karena unggahan Moms yang menjadi viral di media sosial.
 

source: http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2012/12/21/article-2251754-169D05B7000005DC-515_1024x615_large.jpg