Tips Agar Vagina Tidak Sobek Saat Melahirkan

Mendengarkan pengalaman teman atau kerabat saat vaginanya sobek atau terpaksa digunting untuk mempermudah persalinan tentu membuat Moms yang akan segera melahirkan sedikit bergidik ngeri. Padahal, tidak semua persalinan memerlukan proses episiotomi, atau pengguntingan vagina. Faktanya, vagina memang memiliki kemampuan untuk meregang sesuai dengan ukuran tubuh bayi. Nah, untuk bisa mengoptimalkan elastisitas vagina, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, seperti:
 


1. Persiapkan Kondisi Tubuh Menjelang Persalinan

Hal pertama selain mental yang perlu untuk dipersiapkan menjelang hari persalinan adalah kondisi fisik tubuh. Jika di awal kehamilan kamu akan diminta untuk tidak melakukan hal fisik, berbeda dengan saat kamu memasuki kehamilan di trimester ketiga. Kamu akan dituntut untuk rajin berolahraga guna mengoptimalkan fisik yang sehat dan bugar.  Dengan rutin berolahraga sirkulasi darah kamu akan semakin lancar. Dengan begitu, tingkat elastisitas kulit juga akan bertambah. Lakukan olahraga kegel atau latihan dasar panggul untuk memperkuat otot-otot panggul.
 

source: http://discovermagazine.com/


Selain rutin berolahraga, pastikan juga kamu selalu menjaga konsumsi makanan sehat dan bergizi. Hal ini penting untuk memastikan tubuh kamu benar-benar ternutrisi dan terhidrasi dengan baik. Dampaknya, tentu akan sangat berpengaruh pada kesehatan kulit dan otot, termasuk juga mengoptimalkan kerja peregangan otot perineum selama proses persalinan serta proses pemulihannya setelah melahirkan. Nutrisi-nutrisi penting yang wajib untuk kamu penuhi selama kehamilan adalah lemak baik (khususnya omega-3), protein, vitamin C, vitamin E, dan juga seng.
 

baca juga


2. Lakukan Pijat Perineum

Kedua, rutinlah melakukan pijat perineum selama kehamilan untuk mengurangi risiko vagina robek saat persalinan nanti. Perineum merupakan daerah di antara lubang vagina dan lubang anus. Bagian ini merupakan area yang biasanya robek atau sengaja digunting untuk membantu proses persalinan. Dengan melakukan pemijatan perineum, tidak hanya fisik kamu yang terbantu untuk proses persalinan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri kamu pada kemampuan vagina dalam meregang dan melahirkan bayi tanpa adanya robekan pada vagina.
 

source: http://momjunction.com/


 


3. Perhatikan Posisi Saat Melahirkan

Percaya atau tidak, posisi saat melahirkan memberikan pengaruh cukup besar pada vagina yang robek. Posisi yang sangat tidak dianjurkan adalah berbaring dengan kaki diangkat atau posisi berbaring dengan tubuh agak terangkat dan menempatkan tumpuan pada tulang ekor dan perineum. Kedua posisi ini dapat meningkatkan kemungkinan vagina robek saat meregang. Nah, karenanya, posisi terbaik agar proses persalinan tidak mengakibatkan vagina robek adalah posisi miring ke kiri. 
 

source: https://www.dokterdokter.nl/


 

baca juga


4. Kompres Dengan Air Hangat

Ketika kamu merasa bayi sudah berada di bawah panggul dan akan keluar, segeralah menyiapkan kompres air hangat untuk membantu otot yang tegang menjadi lebih rileks. Dengan begitu, kemungkinan vagina menjadi lebih elastis akan lebih besar dan mengurangi risiko vagina robek. Kehangatan dapat memperlancar aliran darah ke area perineum sehingga membantu membuat otot vagina menjadi lebih kendur. Selain itu, rasa sakit juga dapat sedikit berkurang. 
 

source: http://itoday.co.id/


 


5. Atur Pernapasan Saat Mengejan

Terakhir, saat akan mengejan untuk mendorong bayi keluar, perhatikan alur pernapasan dengan baik. Pastikan kamu selalu tenang dalam bernafas dan mengejan dengan mengikuti naluri dan instruksi dokter. Mengejan tanpa mengatur nafas dengan baik tidak hanya berisiko membuat kamu mudah lelah, tetapi juga dapat menghambat aliran balik darah sehingga mengakibatkan pembengkakan pada area tertentu. Saat mengejan, upayakan untuk menghembuskan napas perlahan untuk mencegah robeknya vagina.
 

source: http://xnet.ynet.co.il/