1. Alat Kontrasepsi yang Efektif Mengontrol Kehamilan

Ada 2 macam KB spiral, yaitu berupa hormonal dan tembaga. Penelitian menunjukkan bahwa KB spiral (IUD) hormonal kegagalannya hanya 0,2 persen, sedangkan IUD tembaga tingkat kegagalannya 0,8 persen. Para ahli berpendapat bahwa KB spiral merupakan salah satu metode kontrasepsi terbaik yang pernah ditemukan. Satu-satunya kontrasepsi yang lebih efektif daripada IUD adalah implan, yang memiliki tingkat kegagalan 0,05 persen. 
 
source: http://www.besthealthmag.ca

 

2. Tingkat Proteksi yang Lama

Jika kamu mencari alat kontrol kehamilan jangka panjang, KB spiral bisa menjadi pilihan yang bagus. Kalau Moms memutuskan ingin kembali hamil, maka setelah pelepasan KB spiral, Moms bisa cepat hamil lagi. Tinggal ke dokter untuk mencopot alat KB. Prosesnya pun tidak menyakitkan.

3. Tidak Memerlukan Banyak Treatment
Berbeda dengan metode seperti pil, cincin, dan suntikan di mana Moms harus memikirkan tentang kontrol kehamilan secara teratur, KB spiral tidak membutuhkan banyak perhatian atau treatment. Dokter mungkin hanya menyarankan Moms memeriksa tali yang menggantung dari bawah IUD sebulan sekali. 
 
source: http://www.businessinsider.sg

 
baca juga

4. Tidak Mengandung Estrogen

Ada beberapa alasan mengapa dokter tidak menyarankan Moms menggunakan alat kontrasepsi hormonal seperti seperti pil, cincin, dan patch, serta UD non-hormonal atau yang hanya menggunakan progestin. Salah satu alasannya karena Moms menyusui. Jika menggunakan alat kontrasepsi dengan estrogen maka akan memengaruhi produksi ASI yang menjadi berkurang. Ini disebabkan karena estrogen yang terlalu banyak dalam tubuh akan berinteraksi dengan prolaktin, hormon yang diperlukan untuk produksi ASI. Untuk itu, KB spiral tembaga sangat disarankan untuk ibu menyusui. 
 

source: https://www.checkpregnancy.com

 

5. Tidak Cocok untuk Ibu dengan Masalah Panggul

Meski memiliki banyak manfaat, namun tidak semua ibu bisa menggunakan KB spiral terutama yang berjenis tembaga. Seseorang yang memiliki penyakit radang panggul sangat tidak dianjurkan menggunakan KB spiral karena malah akan menambah masalah. Pastikan penyakit tersebut sudah sembuh total sebelum menggunakan alat ini. Selain itu, orang yang mengalami masalah pada vagina tidak disarankan memakai KB spiral. 

6. Masalah Jerawat dan Vagina Kering
Kalau Moms termasuk yang memetik manfaat dari estrogen, maka hindari menggunakan KB spiral tanpa estrogen. Sebaiknya beralih ke alat kontrasepsi berupa pil, suntik dan patch yang mengandung estrogen. Estrogen dapat membuat kulit lebih halus dan bebas jerawat. Selain itu, estrogen dapat membantu mengatasi kekeringan pada vagina. 

Jadi, penggunaan KB spiral bisa disesuaikan dengan kebutuhan setiap ibu. 

 
source: https://www.verywell.com

Nah, itulah beberapa hal mengenai KB Spiral yang perlu Moms ketahui. Semoga bermnafaat ya Moms!