1. Dukung Bakat Anak

Setiap anak dilahirkan dengan bakat unik. Ada anak yang menonjol di sekolah dan ada pula yang berprestasi di luar sekolah. Jangan pernah meremehkan jika nilai pendidikan anak di sekolah kalah dengan yang lainnya. Percayalah bahwa kemungkinan anak memilki bakat di bidang lain, seperti bermusik, olahraga dan sebagainya. Dukungan bisa Moms berikan dengan mengikutkan anak kursus, mengikuti lomba bahkan hal-hal kecil seperti memuji anak karena memiliki bakat yang membanggakan. 
 
source: http://www.sonima.com

 

2. Memuji Usaha Anak

Seorang ahli menemukan bahwa pola pikir seseorang dapat memengaruhi perilaku. Dalam hal mengasuh anak, sangat disarankan untuk memuji anak atas kerja kerasnya, alih-alih memberinya label sebagai "pintar" atau "berbakat". Anak dengan merasa diri "pintar" biasanya malas menghadapi tantangan karena merasa kemampuannya alami dan berasal dari kemampuan bawaan. Sementara anak yang dipuji karena kerja kerasnya, akan lebih bersedia menghadapi tantangan karena percaya bahwa usahnya tidak sia-sia. Mengenai pendidikan di sekolah, usahakan untuk tidak melihat nilai semata, melainkan usaha anak dalam belajar. 
 
source: https://www.shutterstock.com

 
baca juga

3. Hargai Gaya Belajar Anak

Hanya karena Moms membutuhkan keheningan bekerja, bukan berarti anak membutuhkan suasana hening saat belajar. Perhatikan bagaimana anak belajar dengan cermat, sehingga Moms dapat mengidentifikasi gaya belajarnya dengan spesifik. Misalnya, jika anak lebih paham dengan pengajaran visual, maka coba gunakan gambar ketika ia mempelajari sesuatu. Jika anak lebih suka mendengar musik saat mengerjakan PR, maka setel musik untuknya. 
 
source: http://www.newhdwallpaper.in

 

4. Baca, Baca dan Baca

Tidak ada yang namanya belajar membaca terlalu dini. Untuk anak yang masih bayi cobalah mulai dengan mengenalkannya dengan buku dan membacakannya buku cerita. Konsistenlah dalam membacakan anak buku setiap hari, misalnya sebelum tidur. Meski ia belum bisa memahami apa yang Moms baca, namun dari sana anak akan menyimak dan mempelajari ritme bahasa yang menjadi bekalnya dalam menguasai kosa kata. Sebuah penelitian mengungkapkan, anak yang dibacakan buku oleh orangtuanya, cenderung tidak memiliki masalah perilaku di sekolah. 
 
source: http://www.readbrightly.com

 
baca juga

5. Makan Malam Bersama

Salah satu cara untuk meningkatkan bonding bersama keluarga adalah dengan makan malam bersama. Lewat makan malam, Moms bisa mengajak si kecil mengobrol mengenai kesehariannya dan apa saja yang dilakukan di sekolah. Selain bicara mengenai hal-hal informal, Moms juga bisa mengajari anak apapun selama makan malam. Salah satunya dengan memulai dari hal-hal ditemui saat makan malam, misalnya memberitahu anak tentang manfaat makanan yang tersedia di meja dan kandungan di dalamnya.  Selain itu, penelitian juga mengungkap anak yang sering makan malam bersama dengan orangtunya lebih berprestasi di sekolah lho, Moms! 
 
source: https://siudy.net