Bayi Tabung

Apabila kehamilan pada umumnya terjadi karena proses pembuahan yang terjadi alami di dalam rahim seorang wanita, pembuahan sel telur oleh sperma dalam proses bayi tabung dilakukan di luar tubuh ibu dengan bantuan mekanisme medis dan teknologi. Dalam melakukan proses ini, tentu ada serangkaian prosedur yang perlu dijalani hingga akhirnya embrio yang berhasil terbentuk kembali dimasukkan ke dalam rahim. Nah, berikut ini adalah ulasan mengenai tahapannya yang bisa kamu pelajari.
 

source: https://hellosehat.com/


 


Prosedur Bayi Tabung

Dalam menentukan pasangan memang perlu melakukan proses bayi tabung, dokter biasanya akan melakukan perawatan awal seperti pemberian obat-obatan, tindakan bedah, hingga beragam upaya lain untuk meningkatkan kesuburan. Jika masih belum menghasilkan, baru setelah itu upaya bayi tabung dilakukan oleh pihak dokter. 

  • Proses merangsang tubuh calon ibu dengan pemberian hormon agar mampu memproduksi beberapa sel telur dalam satu waktu sekaligus.
  • Kemudian dilakukan pengujian tes darah atau ultrasound agar dapat menentukan kesiapan pengangkatan sel telur yang sudah siap untuk dibuahi. Biasanya akan dilakukan penyuntikan hormon untuk dapat mematangkan sel telur yang berkembang sehingga dapat memulai proses ovulasi.
  • Selanjutnya, pengambilan sel telur dilakukan oleh dokter dengan cara mencari folikel dalam rahim menggunakan bantuan USG. Sel telur yang sudah matang kemudian diambil menggunakan jarum khusus dengan rongga. Saat pengangkatan sel telur, calon ibu akan dibius lokal ataupun total sesuai dengan kondisi yang diperlukan.
  • Sel telur yang sudah diambil segera dipertemukan dengan sperma pasangan. Keduanya harus diambil pada hari yang sama. Setelah itu, barulah disimpan di klinik untuk memastikan dan memantau proses perkembangan dan pembuahan yang optimal.
  • Apabila pembuahan berhasil, sperma dan sel telur akan tumbuh menjadi embrio. Jika sudah dianggap cukup matang, embrio akan segera dimasukkan ke dalam rahim. Caranya adalah dengan menyalurkan tabung seperti kateter ke dalam rahim melalui vagina. Nah, agar potensi keberhasilan tinggi, jumlah embrio yang dimasukkan akan lebih dari satu, biasanya dua atau tiga sekaligus.
  • Kemudian, dua minggu setelah dilakukan proses transfer embrio, calon akan diminta untuk segera melakukan uji kehamilan.
source: https://vemale.com/


 

baca juga


Prosedur yang tidak mudah ini memang terkesan sulit. Akan tetapi ada banyak sekali pasangan yang berhasil mendapatkan keturunan dari proses bayi tabung ini sendiri. 
 


Nah, jadi apakah Moms tertarik mencobanya? Jangan pernah menyerah dan terus berusaha ya Moms, karena semua pasti ada waktunya masing-masing.