Perhatikan Usia dan Kesehatan Anak

Usia sangat penting orang tua perhatikan saat membawa anak balita beribadah umroh. Anak lima tahun yang aktif dan sehat serta cenderung lebih mandiri tentu akan berbeda dengan membawa anak dengan usia dua atau tiga tahun. Moms juga harus memperhatikan resiko saat membawa balita terkait dengan kesehatan dan kondisi cuaca Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia. 

  • ​​​​Kesehatan mereka mungkin terganggu karena penyakit menular tertentu
  • Kondisi anak belum tentu mampu menerima kondisi cuaca Tanah Suci 
  • Periksa riwayat kesehatan anak sebelum Umroh. Pastikan anak tidak memiliki penyakit tertentu yang justru membahayakan dirinya
  • Berikan Vaksinasi wajib sebagai syarat umrah serta lengkapi Vaksinasi anak jika ada pemberian vaksin yang terlewat
source: http://www.ilinktours.com/blog/wp-content/uploads/2016/12/Umrah-with-Kids.jpg

Tentukan Waktu Perjalanan yang Tepat

Waktu terbaik untuk melakukan umrah bersama anak-anak adalah saat akhir tahun maupun bulan-bulan awal. Biasanya kondisi udara relatif bersahabat untuk anak-anak. Usahakan tidak mengambil waktu saat musim panas (pertengahan tahun), karena udara ekstrim di Tanah Suci. Anak akan tidak nyaman karena panas dan bahkan sakit. Jangan sampai niat ibadah umrah orang tua malah menganggu kenyamanan anak.

source: https://www.aquila-style.com/wp-content/uploads/2015/05/02-My-kids-ready-for-the-adventure.jpeg
baca juga

Persiapkan Biaya Tambahan

Biaya untuk dua orang tentu berbeda dengan biaya tiga orang. Setiap agen perjalanan umroh memiliki kebijakan biaya untuk anak-anak, Moms. Sebaiknya lakukan survey ke beberapa agen perjalanan. Selain biaya paket umroh, orang tua juga harus mempersiapkan biaya tambahan selama di tanah suci. Biaya ini digunakan untuk keperluan di luar ibadah seperti makanan tambahan atau keperluan mendadak yang lain.

source: https://i.pinimg.com/736x/21/8a/c3/218ac3e45b51126e8a0e6415f4056667--the-supreme-proposals.jpg

Persiapkan Makanan dan Obat-obatan

Jika anak masih dalam masa MPASI tentu akan lebih banyak peralatan yang dibawa Moms, selain membawa peralatan masak khusus travel. Jika si kecil sudah bisa makan nasi dan makanan orang dewasa akan cenderung lebih mudah menyiapkan makanan. Tapi, pastikan selalu tersedia cemilan untuk si kecil.

Juga, makanan bayi instan pabrikan yang aman untuk bayi maupun lauk-lauk kering dan tahan lama bisa menjadi pilihan, lho. Selain makanan, obat-obatan dan vitamin adalah hal wajb yang ada di dalam tas. Siapkan kotak tahan pecah untuk menyimpan obat atau vitamin si kecil ya Moms.
source: https://i.pinimg.com/736x/4e/a7/19/4ea719c46e1854c5d863df5148f69f82--what-to-pack-organizing.jpg
baca juga

Pakaian yang Cukup dan Nyaman Dikenakan

Kondisi cuaca di tanah suci tentu berbeda dengan kondisi cuaca di Indonesia. Agar selama umrah anak merasa nyaman, persiapkan pakaian nyaman yang bisa digunakan untuk perjalanan jauh. Perhatikan suhu harian di sana ya Moms, apakah kamu perlu membawa baju hangat lebih banyak? Untuk anak yang masih belum lepas diapers, persiapkan merek diapers yang biasa si kecil kenakan dalam jumlah yang banyak. 
source: http://haleematravel.co.uk/wp-content/uploads/2018/01/7a22d2f7a005acdbb43a2e23aa079ed5.jpg

Stroller dan Gendongan, Barang Wajib yang Harus Dibawa

Meski tidak sepanjang ibadah haji, ibadah umrah juga membutuhkan waktu dan tenaga karena banyak tempat yang dikunjungi. Kamu disarankan membawa kereta dorong dan gendongan meski anak sudah bisa berjalan. Hal ini juga dapat mempermudah orang tua mengontrol anak dan mempermudah pergerakan serta mengurangi rasa lelah anak saat melakukan ibadah. 
source: http://www.ilinktours.com/blog/wp-content/uploads/2016/12/Umrah-Kids.jpg

Kelengkapan Administrasi dan Tanda Pengenal

Persiapkan semua kelengkapan administrasi anak. Siapkan tas kecil khusus untuk membawa semua kelengkapan administrasi keluarga. Berikan tanda pengenal khusus pada anak selain tanda pengenal travel.

source: http://haleematravel.co.uk/wp-content/uploads/2018/02/5-2.jpg

Bekal Penghilang Bosan

Perjalanan ibadah umrah yang cukup panjang dan lama tentu akan membuat anak merasa bosan. Agar anak tidak rewel karena bosan, persiapkan bekal pencegah kebosanan seperti buku dan mainan. Kamu sekeluarga juga bisa mengunjungi tempat-tempat yang menyenangkan di luar masjid, misalkan makan es krim, memberi makan burung, atau sekedar melihat-lihat lingkungan sekitar masjid.

source: https://fthmb.tqn.com/m6Go5AmINTyq0QNYVhaqCclRebo=/1732x1155/filters:no_upscale():fill(transparent,1)/Stocksy_txp56bdbceaNWO100_Medium_678299-58b988883df78c353cdffcba.jpg

Persiapkan Kemungkinan Terburuk saat Ibadah Berlangsung

Ibadah bersama anak tentu akan berbeda dengan saat ibadah sendiri. Persiapkan diri kamu jauh hari tentang ekpektasi kesempurnaan ibadah. Jangan sampai kamu mendzalimi anak karena keinginan kamu untuk beribadah. Perhatikan dulu kebutuhan anak, tetapkan niat ibadah untuk mengenalkan nilai-nilai agama kepada anak dengan menyenangkan agar perjalanan umroh terasa lebih ringan. 

source: https://i.pinimg.com/736x/8e/a4/86/8ea4863f5a88f5fc3101f394f5bacf5f--islamic-pictures-mecca.jpg

Persiapan Fisik dan Kerja Sama Orang Tua

Terakhir, persiapkan fisik kamu dan suami, Moms. Tidak hanya kebutuhan anak, kebutuhan kamu juga harus terpenuhi. Jika kamu sehat maka umrah keluarga akan berjalan lancar.

Selamat beribadah umrah Moms!