Fase Oral

Sebelum mengetahui respon yang baik saat menghadapi bayi yang suka memasukkan barang ke mulut, ada baiknya Moms mencari tahu, mengapa kebiasaan itu terjadi? Pada dasarnya, kebiasaan bayi memasukkan benda-benda asing ke dalam mulut merupakan hal yang sangat lumrah terjadi. Hal ini merupakan naluri alami yang dikategorikan dalam fase oral. Pada fase ini anak cenderung lebih mengeksplorasi benda-benda sekitar dengan mulutnya. Selain itu, yang terpenting adalah fase ini merupakan salah satu fase yang esensial dalam perkembangan area mulut yang nantinya berfungsi untuk makan dan berbicara.
 

source: https://www.babybrandsdirect.co.uk/


 


Manfaat Fase Oral

Dengan kata lain, fase oral memang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Faktanya ada banyak manfaat dan kebaikan yang didapatkan si kecil dengan mengeksplorasi mulut dan benda-benda di sekitarnya, seperti misalnya:

  1. Mengoptimalkan kematangan otot rongga mulut.
  2. Melatik perkembangan kemampuan makan dan berbicara. 
  3. Mengenal barang-barang di sekitar.
  4. Mengasah kecerdasan anak.
source: http://www.fisher-price.com/


 

baca juga


Cara Tepat Menghadapi Anak Yang Gemar Memasukkan Benda Ke Mulut

Nah, setelah mengetahui bahwa fase oral merupakan fase penting yang perlu dilalui anak untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya, pasti akan timbul pertanyaan, "Bagaimana jika benda yang dimasukkan berbahaya dan kotor?" Nah, di situlah peran Moms sebagai ibu untuk bisa memantau keamanan benda-benda yang dimasukkan anak ke dalam mulutnya. 
 

source: https://www.mambaby.com/


Berikut ini adalah hal-hal penting yang perlu Moms lakukan untuk memastikan fase oral berjalan dengan baik:

  1. Jangan membentak atau mengagetkan si kecil saat ia mulai memasukkan benda ke dalam mulutnya. Berikan pengertian secara halus bahwa ada benda yang aman dan tidak aman.
  2. Pastikan Moms tidak meletakkan benda berbahaya sembarangan. Benda berbahaya ini mencakup benda berukuran kecil, benda tajam, dan benda dengan kandungan bahan kimia beracun.
  3. Fasilitasi anak dengan mainan yang ramah anak. Biarkan anak memasukkan mainan-mainannya ke dalam mulut. Itulah sebabnya Moms harus memastikan mainan yang diberikan pada si kecil benar-benar aman.
  4. Teether merupakan salah satu benda yang memfasilitasi anak untuk latih otot rongga mulut dan gerakan rahangnya. Moms bisa memberikannya teether dengan beragam bentuk dan ukuran agar anak dapat sambil belajar tekstur dan bentuk.
Itulah beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar si kecil dapat mengoptimalkan fase oralnya tanpa terancam bahaya. Semoga bermanfaat ya Moms!