Motorik Kasar

Kemampuan motorik kasar merupakan sebuah kemampuan anak dalam melakukan gerakan menggunakan otot-otot besar atau otot-otot utama dengan melibatkan sebagian besar atau seluruh anggota tubuh. Kemampuan ini sangat dipengaruhi oleh usia anak, berat badan, serta tumbuh kembang fisiknya. Sebagai contoh, kemampuan motorik kasar dapat berupa keahlian dalam duduk, memukul, menendang, berlari, lompat, serta naik turun tangga. 
 

source: https://trustdaycare.com/


Kemampuan motorik kasar sangatlah dipengaruhi oleh tumbuh kembang serta matangnya fisik seorang anak. Dengan kata lain optimalisasi kemampuan motorik ini memerlukan peran banyak faktor, seperti misalnya perkembangan syaraf, kemampuan fisik dalam bergerak, serta pengasahan dari lingkungan untuk mendukung perkembangan motorik kasar. 
 


Cara Melatih Motorik Kasar Anak

Untuk melatih motorik kasar anak, Moms dapat mulai dari melihat sejauh apa perkembangan dan pertumbuhan fisik anak. Gerakan awal yang bisa diamati adalah saat bayi mulai aktif menendang, memukul, mengangkat kepala, dilanjutkan dengan merangkak, berdiri, berjalan, hingga berlari. Pada dasarnya, Moms dapat memfasilitasi anak untuk lebih mengasah kemampuan motoriknya dengan memberikan beragam permainan seru yang melibatkan gerak anggota tubuh seperti bermain sepeda, bermain bola, bermain lompat tali, serta berenang.

source: http://klimg.com/


 

baca juga


Motorik Halus

Berbeda dengan motorik kasar, motorik halus merupakan kemampuan gerak yang berkaitan dengan keterampilan fisik dengan melibatkan beragam otot kecil serta koordinasi indera mata dan gerakan anggota tubuh. Syaraf motorik halus perlu dilatih dengan diberikan beragam stimulasi untuk dapat menyelaraskan koordinasi yang baik antara penglihatan dan gerak tubuh.
 

source: http://ibudanmama.com/


Nah, jika kemampuan motorik kasar relatif lebih alami dan sama perkembangannya pada tiap anak, kemampuan motorik halus tidak dimiliki dalam kadar kemampuan yang sama pada tiap anak. Apalagi jika mempertimbangkan perihal kekuatan serta ketepatan dalam melakukan tiap gerakan. Itulah sebabnya motorik halus membutuhkan banyak sekali latihan dan stimulasi dari luar.
 


Cara Melatih Motorik Halus Anak

Karena membutuhkan stimulasi, para orang tua perlu memperhatikan tiap kegiatan dan aktivitas menyenangkan yang mampu melatih dan merangsang kemampuan motorik halus agar lebih terasah. Namun, perlu diperhatikan, aktivitas motorik halus juga sangat erat kaitannya dengan minat dan karakter anak. Moms harus mengetahui betul aktivitas yang tepat dan disukai anak agar rangsangan kemampuan motoriknya dapat berjalan dengan optimal. Beberapa aktivitas yang banyak dipilih adalah bermain puzzle, menyusun lego atau balok, menggambar, serta games edukatif lain seperti memasukkan benda berbentuk ke dalam lubang yang sesuai dan lain sebagainya. 
 

source: https://bipaud.blogspot.com/


Nah, itulah beberapa hal penting terkait perbedaan kemampuan motorik halus dan motorik kasar pada anak. Semoga bermanfaat, Moms!