1. Kurangnya Stimulasi Menyusui
 

Perlu diketahui produksi air susu ibu (ASI) dipengaruhi dengan semakin seringnya bayi menyusui. Ketika si kecil menyusu, tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin yang berfungsi penting dalam pengeluaran ASI Moms. Selain itu ketika bayi menyusu juga akan terdapat pula respon ke otak ibu untuk mengeluarkan ASI lebih banyak. Nah, jadi semakin jarang menyusu dan semakin cepat waktu menyusu berpengaruh dengan jumlah ASI, Moms.

source: https://www.tresillian.org.au

2. Pil KB

Seperti diketahui eberapa jenis obat-obatan seperti golongan antihistamin, dekongestan (pelega nafas) dan diuretik dapat mempengaruhi jumlah produksi ASI, Moms. Nah, pil KB yang mengandung estrogen juga dapat menurunkan jumlah ASI yang diproduksi yang menyebabkan moms tidak bisa memberikan ASI secara eksklusif. Jika Moms ingin mengonsumsi pil KB, sebaiknya gunakan pil KB yang hanya mengandung progesteron atau konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

source: https://self.com
baca juga

3. Payudara yang Bengkak

Tahu tidak Moms, ternyata teknik menyusui yang salah dapat menyebabkan ASI tidak sepenuhnya keluar habis dalam payudara. Nah, hal ini dapat menyebabkan ASI menjadi tidak habis dan tertumpuk di dalam payudara, di mana payudara akan mengalami bengkak. Untuk mengatasinya Moms bisa mengompres payudara dengan air hangat saat sebelum menyusui untuk mengurangi bengkak. 
 

source: http://canadajournal.net

4. Stress dan Kelelahan

Stres dan kelelahan merupakan salah satu penyebab utama mengapa ASI tidak bisa keluar. Untuk itu ada baiknya Moms yang sedang menyusui sebisa mungkin menghindari terjadinya stress dan kelelahan yang terlalu berlebihan. Alihkan rasa stres dengan cara mengisi kegiatan-kegiatan yang bisa membuat suasana hati rileks, nyaman, dan tenang. Selain itu dukungan suami juga penting agar ASi lancar dan mengalir deras. Hindari pekerjaan terlalu berat yang bisa menguras energi dan pikiran ya Moms. 

source: https://isanook.com