1. Kebanggan bagi Si Kecil: Dia Sudah Bekerja Keras!

Moms, kompetisi tidak selalu terkait dengan menang dan kalah atau trofi yang mengikutinya. Memang sih, saat si kecil memenangkan kompetisi, hal ini menjadi sebuah kebanggan tersendiri. Tapi lebih dari itu, si kecil bisa belajar makna berusaha dan bekerja keras dengan ikut serta dalam sebuah kompetisi. 

source: https://media3.s-nbcnews.com/i/newscms/2015_35/749781/child-trophy-sports-stock-today-150825-tease_6607a70c90485350909b60675bdbf4fe.jpg

2. Mengelola Rasa Takut dan Tidak Percaya Diri

Dalam sebuah kompetisi, si kecil diharuskan untuk melakukan sesuatu di depan orang lain yang belum tentu ia kenal. Awalnya mungkin si kecil bersikap malu-malu, tapi pada akhirnya si kecil berani melakukan petunjuk sesuai apa yang Moms katakan. Nah saat itu, si kecil sebenarnya sedang berjuang melawan rasa takut akan lingkungan baru yang tidak membuatnya nyaman.
Selain rasa takut, ikut serta dalam kompetisi juga dapat membentuk kepercayaan diri si kecil.  Kepercayaan diri tentu dibutuhkan anak untuk melakukan banyak hal kelak. Tapi ingat Moms, semua hal ini bisa didapat jika Moms tidak hanya mendorong si kecil untuk menang, tapi membuat si kecil mengenali bakat dan percaya diri akan bakatnya tersebut melalui sebuah kegiatan menyenangkan bernama kompetisi.

source: https://cdn.deseretnews.com/images/article/hires/1386620/1386620.jpg
baca juga

3. Kompetisi Membuat Si Kecil Mengenal Kekalahan dengan Elegan

Moms, kita tentu sering menemui balita yang menangis keras saat kalah dalam sebuah kompetisi, lalu di hari yang lain balita enggan mengikuti kompetisi. Dalam sebuah kompetisi selalu ada pemenang dan pihak yang "kalah". Menjadi pemenang adalah hal yang didambakan bagi banyak peserta kompetisi. Sebenarnya bukan hanya menjadi pemenang saja yang bisa Moms tanamkan kepada si kecil yang ikut kompetisi, tetapi juga bagaimana si kecil menghadapi kekalahan dengan elegan. Jika Moms mendukungnya dengan tepat, si kecil akan mengenal kekalahan sebagai sesuatu yang harus ia perbaiki dan menghargai pemenang sebagai hasil dari sebuah kerja keras.

source: http://mama365.mk/wp-content/uploads/2017/10/slider2.jpg

4. Mengenal Peraturan

Setiap kompetisi pasti memiliki tata cara dan aturan main yang harus dipatuhi peserta maupun orang tua. Anak yang terbiasa ikut serta dalam kompetisi juga belajar bagaimana mengikuti sebuah aturan main. Selain itu, anak akan belajar menghargai waktu, kapan harus mulai dan kapan bisa selesai.

source: https://soccajoeys.com.au/wp-content/uploads/2017/05/soccajoeys-minis-kids-soccer-21-960x750.jpg
baca juga

5. Mendapatkan Teman dan Komunitas Baru

Saat ikut serta dalam kompetisi, si kecil terbiasa berinteraksi dengan orang lain termasuk teman-teman barunya. Hal ini tentu saja baik untuk melatih kemampuan interaksi anak yang mulai tumbuh pada usia 3 sampai dengan 4 tahun. Moms juga bisa mendapatkan komunitas baru lho. Selalu menyenangkan mengenal orang-orang baru yang memiliki ketertarikan sama kan Moms? 
 

source: https://i0.wp.com/gymgabblog.com/media/gymnastics-for-all.png?resize=650%2C358