Apa itu Diabetes Tipe 1?

Diabetes pada anak (tipe 1) dikenal dengan nama diabetes juvenil atau insulin dependent diabetes mellitus(IDDM). Angka kejadian diabetes tipe 1 paling tinggi dijumpai pada anak usia 6-7 tahun hingga menjelang pubertas. Penyebab diabetes tipe 1 pada anak diduga disebabkan oleh kemampuan kekebalan tubuh dalam melawan sesuatu yang berbahaya bagi tubuh menurun.

Pada anak yang yang mengalami diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas. Akibatnya gula darah menumpuk sehingga kadar gula darah meningkat. Para ahli juga menduga genetika (keturunan) berperan penting dalam hal ini. Anak dengan diabetes tipe 1 sangat tergantung pasokan insulin dari luar

source: http://spice4life.co.za/wp-content/uploads/1-500/044_California_Children_Insulin-750x400.jpg

Gejala Anak Terkena Diabetes Tipe 1

Pada prinsipnya, gejala diabetes tipe 1 pada anak yang dapat Moms amati sama dengan gejala yang muncul pada penderita orang dewasa. Orang dengan diabetes melitus memiliki gejala klinis berupa 3P selain itu Kamu bisa mengecek kadar gula dalam darah,  apabila kadar gula darah mencapai 200mg/dl dari yang seharusnya hanya berkisar pada angka 70-100 mg/dl.
Berikut gejala dini penyakit diabetes pada anak :

Polifagi atau Lapar Berulang, adalah kondisi anak yang mengalami lapar terus menerus dan selalu ingin makan. Rasa lapar ini dipicu karena kurangnya insulin dalam tubuh sehingga gula tidak bisa diolah menjadi energi. Ketika mengalami gejala ini, anak akan selalu merasa lapar meski baru selesai makan.

Polidipsi atau Haus Berulang. Gejala lain saat anak terkena diabetes adalah anak sering merasa kehausan. Hamir serupa dengan polifagi, rasa haus terus menerus ini terjadi karena kemampuan tubuh memproduksi hormon insulin yang tidak maksimal sehingga tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Ketika hal ini terjadi, meski selalu minum dalam jumlah yang cukup banyak, anak selalu merasa kehausan.

Poliuria atau Sering Buang Air Kecil. Rasa haus yang menyebabkan anak selalu minum tidak diimbangi dengan kemampuan tubuh menyerap cairan dengan baik, sehingga air yang anak minum akan keluar menjadi urine. Anak yang mengalami diabetes akan sering buang air kecil melebih frekuensi buang air kecil biasanya.

Anak Mengalami Penurunan Berat Badan. Meskipun anak sering meminta makan, tapi anak tidak juga gemuk bahkan cenderung kehilangan berat badan dalam jumlah yang cukup signifikan dari sebelumnya. Kemampuan tubuh yang menurun dalam penyerapan gula darah dalam tubuh menyebabkan jaringan otot dan cadangan lemak menyusut, sehingga terjadi penurunan berat badan pada anak. Penurunan berat badan dalam waktu singkat biasanya menjadi tanda awal anak mengalami diabetes tipe 1

Anak Mengalami Kelelahan dan Mudah Marah. Tubuh yang tidak mampu menyerap gula dari makanan membuat tubuh kekurangan energi sehingga akan mudah lelahSelain lelah dan lesu, anak juga mengalami perubahan emosi yaitu cepat marah dan murung.

Infeksi Jamur. Pada anak perempuan yang terkena Diabetes, kemungkinan mengalami infeksi jamur pada organ genitalnya. Pada bayi, hal ini menyebabkan ruam popok.

Tanda-tanda lain yang bisa terlihat adalah nafas berbau asam, muntah, sakit perut, mual, kesulitan bernafas bahkan hingga kehilangan kesadaran.  Hal ini terjadi karena zat keton terbentuk dalam tubuh. Nah Moms, selalu awasi makanan dan kesehatan buah hati ya. Apabila ada gejala-gejala awal seperti di atas, segera hubungi rumah sakit terdekat.

source: https://www.omicsgroup.org/articles-admin/disease-images/type-1-diabetes-in-children-6830.jpg