Kabel-Kabel Elektronik

Barang pertama yang perlu kamu waspadai keberadaannya di sekitar adalah kabel-kabel dari barang elektronik di rumah. Kabel-kabel ini biasanya sangat menarik perhatian anak karena bentuknya yang panjang. Meskipun tidak tersambung aliran listrik, kabel-kabel ini memiliki kandungan bahan-bahan kimia yang tidak seharusnya masuk ke dalam mulut bayi. Jadi, waspada pada keberadaan kabel yang berantakan.
 

source: https://www.todaysparent.com/


 


Benda-Benda Tajam

Kemudian, benda yang juga perlu kamu amankan sejak awal kelahiran si kecil adalah benda dengan sisi tajam. Hal ini perlu kamu waspadai dengan sangat cermat karena benda tajam tidak hanya pisau dan gunting. Gunting kuku, streples, penggaris, dan bahkan pensil memiliki ujung yang cukup tajam bagi anak-anak. Tentu semua benda itu berbahaya jika dibiarkan masuk ke dalam mulut si kecil.
 

source: https://www.freewayinsurance.com/


 

baca juga


Botol-Botol Bahan Kimia

Benda lain yang juga tidak kalah penting untuk kamu amankan adalah botol-botol dari bahan-bahan kimia seperti pembersih lantai, pengharum pakaian, pembasmi serangga, atau bahkan parfum. Semua benda-benda itu harus kamu amankan dan ditempatkan jauh dari jangkauan anak-anak. 
 

source: https://www.halobotanical.com/


 


Benda-Benda Kotor

Terakhir, benda yang juga harus kamu jauhkan dari anak yang sedang gemar menggigit adalah benda-benda kotor. Benda seperti ini memang agak sulit untuk dihindari sebab terlalu banyak benda kotor yang ada di sekitar kita, seperti misalnya sandal rumah. Itulah sebabnya penting untuk para orang tua terus mengawasi si kecil agar benda-benda yang masuk ke dalam mulutnya tidak membawa dampak buruk pada kesehatan dan keselamatannya.
 

source: http://onlydopefashion.com/


Nah, itulah beberapa jenis benda yang harus kamu amankan selama si kecil sedang aktif-aktifnya menggigit barang-barang di sekitarnya. Ingat, setiap kali anak akan menggigit benda berbahaya, kamu jangan hanya memarahinya. Cukup dengan menasihatinya dan mengajarkan bahwa benda itu tidak boleh masuk ke dalam mulutnya. Ini adalah bagian dari pendidikan anak untuk mengetahui kebersihan diri dan sekitar.