Anestesi

Pada dasarnya anestesi sendiri merupakan sebuah tindakan yang dilakukan untuk membantu pasien agar tidak merasa sakit dan lebih rileks saat menjalani operasi. Anestesi bekerja dengan menutup jalan hingga melumpuhkan syaraf rasa sakit pada bagian tubuh pasien. Secara umum, anestesi terbagi menjadi tiga macam, yaitu anestesi lokal, regional, dan total. Perbedaan ketiganya berada pada luas area yang 'dilumpuhkan' selama proses operasi.
 

source: http://www.aquanatal.co.uk/


Anestesi Melahirkan

Nah, untuk proses persalinan, anestesi yang biasa digunakan adalah regional. Anestesi regional sendiri ada beberapa jenis, diantara adalah perifer, epidural dan spinal. Khusus persalinan, biasanya para dokter menggunakan anestesi spinal atau anestesi epidural untuk membuat bagian perut ibu menjadi mati rasa sehingga proses operasi tidak menyakitkan. 
 


Perbedaan Anestesi Spinal dan Epidural

Anestesi Spinal

Anestesi spinal merupakan salah satu dari alternatif anestesi umum yang diberikan dokter pada pasien yang akan menjalani beberapa jenis operasi. Anestesi spinal bekerja sebagai penghilang rasa sakit dan nyeri untuk area bawah pinggang dengan memastikan pasien tidak tertidur atau masih terjaga selama proses operasi.

Pemberian Anestesi Spinal

Anestesi spinal harus dilakukan oleh dokter anestesi sesaat sebelum operasi dilakukan. Pemberiannya dilakukan dalam posisi pasien duduk dengan tubuh membungkuk ke depan, atau berbaring miring dengan posisi kaki menekuk ke arah dada. Obat bius dimasukan melalui proses penyuntikan dengan menggunakn jarum yang sangat halus di area tengah punggung bagian bawah. Saat obat masuk dan menyerap, para pasien biasanya akan merasakan rasa sakit, akan tetapi pastikan untuk tidak bergerak saat proses ini berjalan.

Bagian Tubuh Yang Dipengaruhi

Dalam waktu 5-10 menit, bagian kaki akan menjadi sulit untuk digerakan. Hal ini disebabkan anestesi spinal bekerja memengaruhi saraf sensorik untuk bagian tubuh yang posisinya di bawah lokasi penyuntikan. Bagian yang akan mati rasa antara lain, perut, pinggul bawah, area kelamin, paha dan kaki.

Risiko Anestesi Spinal

  • Alergi
  • Sakit kepala
  • Perdarahan di area tulang belakang 
  • Infeksi tulang belakang
  • Kejang
  • Kerusakan area saraf

Meskipun begitu, dalam pendampingan dan pemeriksaan kondisi kesehatan yang tepat anestesi spinal tidak akan memberikan dampak yang parah. Yang pasti, untuk kamu yang memiliki kondisi kesehatan khusus, anestesi spinal perlu dipertimbangkan matang-matang.
 

source: https://www.depoklik.com/
baca juga


Anestesi Epidural

Anestesi epidural merupakan salah satu jenis mekanisme bius yang dilakukan dengan menyuntikkan obat anestesi lokal ke dalam bagian epidural tubuh. Dengan begitu, akan terjadi blok saraf yang terjadi pada akar nervus spinalis sehingga membuat pasien tidak bisa merasa atau abal pada bagian tubuh pinggang ke bawah.

Pemberian Anestesi Epidural 

Anestesi epidural harus dilakukan oleh dokter anestesi sesaat sebelum operasi dilakukan. Pemberiannya dilakukan dalam posisi pasien  duduk, lateral atau posisi prone dengan sasaran yang sama seperti anestesi spinal.

Bagian Tubuh Yang Dipengaruhi

Dalam waktu 5-10 menit, tubuh pasien perlahan akan kehilangan kemampuan untuk merasakan atau abal. Bagian yang terkena bius adalah bagian pinggang ke bawah.

Risiko Anestesi Epidural

  • Sakit kepala
  • Perdarahan di area tulang belakang 
  • Infeksi tulang belakang

Meskipun begitu, dalam pendampingan dan pemeriksaan kondisi kesehatan yang tepat anestesi epidural tidak akan memberikan dampak yang parah. Yang pasti, untuk kamu yang memiliki kondisi kesehatan khusus, anestesi epidural perlu dipertimbangkan matang-matang.

source: https://tirto.id/