Menyembunyikan Barang
Saat Moms mendapati si kecil menyembunyikan barang, tak perlu menghardiknya, Moms. Justru tunjukkan bahwa Moms antusias untuk menemukan barang yang disembunyikan tersebut. Ajak si kecil untuk turut serta mencarinya, walaupun si kecil sendiri yang menyembunyikan barang tersebut. Bagi si kecil, permainan menemukan barang seperti ini dapat melatih pengembangan imajinasi dan kemampuan problem solving. Pengenalan akan konsep volume benda juga bisa dipelajari si kecil melalui cara menyesuaikan besar barang dengan tempat disembunyikannya barang tersebut.
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQZtt-QJq-7MS-_aKgivR2L8IoHWHRntfvHfAOZJ1imFkrgcEuxoA

Membuat Rumah Berantakan
Konon katanya, jika sudah punya anak kecil, maka tempat tinggal kita tidak akan bisa rapi lagi. Betul enggak ya, Moms? Bagaimana tidak, Moms. Si kecil setiap hari selalu membuat barang apapun yang terjejer rapi menjadi buyar berantakan. Lelah pastinya Moms membereskannya kembali berulang-ulang. Namun, coba lihat manfaat positifnya, Moms. Bagi si kecil, lingkungan sekitarnya amat menarik dan membuat penasaran. Sehingga saat ia mulai bisa berjalan, berdiri, apalagi memanjat, mulai pulalah ia mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Rasa ingin tahu ini juga dilengkapi dengan kegiatan menarik, mendorong, mengangkat, serta melempar yang melibatkan aktivitas motorik halus dan kasarnya. Jangan memarahi hingga menyurutkan rasa ingin tahunya ya, Moms. Buatlah permainan membereskan barang-barang sehingga si kecil pun belajar tentang tanggung jawab sejak dini.
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ2xAkEBPl-FS8-nJXcfeWtGEY93jI-q30TLrNYqI4CgBGPA9evJA
 

baca juga

Membuat Kotor Dimana-mana
Moms, saat si kecil menumpahkan dan bermain dengan tepung, bedak, atau bahkan tanah, apakah Moms melihatnya sebagai aktivitas yang jorok? Padahal, tahukah Moms, dalam permainan 'kotor dan berantakan' seperti demikian, justru saraf sensor si kecil sedang benar-benar berkembang. Rancanglah permainan dengan menggunakan bahan-bahan 'kotor dan berantakan', misalnya tepung. Sebar tepung di atas nampan lebar, dan ajak si kecil untuk menulis dengan jarinya. Si kecil pun akan belajar mengenal abjad. Atau ajaklah si kecil bermain dengan tanah. Campurkan tanah dengan air, dan biarkan si kecil membuat aneka bentuk dengan tanah seperti ia bermain dengan play dough. Setelah itu, ajak si kecil untuk menanam biji tanaman dan merawatnya hingga muncul tunas. Tapi, jangan lupa cuci tangan dengan sabun setelahnya ya, Moms
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQnf0vB44xTEk9pVxi-i28k_pMlmHarmKnsWNEmZYze4_KVKR6e