1. Kemampuan Membuat Keputusan

Ajarkan si kecil menimbang pilihan mereka dari hal yang paling sederhana. Seperti es krim cokelat atau stroberi, mobil atau kereta, pergi ke taman atau bermain di rumah, dan seterusnya. Bantu mereka menimbang keputusan dengan memberikan penjelasan mengenai pilihan-pilihan dengan netral. Biarkan mereka mengambil keputusan akhir untuk melihat bagaimana si kecil menentukan jalan keluar. Dan beri apresiasi atas pilihan mereka, Moms.

source: https://images.parents.mdpcdn.com/sites/parents.com/files/images/skyword/gettyimages-551427113.jpg

2. Kemampuan Mengelola Emosi

"Adek, jangan nangis dong, masa jatuh gitu aja sakit!"

Pernahkah Moms mengatakan seperti ini pada si kecil? Padahal Moms tahu bahwa setiap jatuh itu pasti sakit. Atau saat si kecil marah karena mainannya direbut oleh saudara atau teman mereka, kita memintanya untuk tidak marah. Rasa marah, sedih, tangisan, ekspresi bahagia, ekspresi empati, adalah hal-hal yang harus dikenali si kecil sejak dini. Semua perasaan itu wajar dimiliki oleh kita namun ada porsi dan waktu yang tepat untuk mengekspresikannya. Berikan contoh bagaimana mengelola emosi sedari dini. Biarkan anak mengeluarkan ekspresinya secara alamiah lalu bantu ia menjelaskan perasaan apa yang sedang ia alami. 

source: https://fthmb.tqn.com/Fn7YwsWXwZYjU17PRFUdFumStg0=/1942x1544/filters:no_upscale():fill(87E3EF,1)/GettyImages-77137460-5a32dfac842b1700374dadc4.jpg
baca juga

3. Kemampuan Bekerja dalam Kelompok atau Bekerjasama

Moms bisa mengajarkan kemampuan ini dengan hal sederhana, misalkan membuat mainan bersama, memintanya membantu membawa barang dan sebagainya. Biarkan si kecil terlibat dalam apapun yang sedang dikerjakan oleh anggota keluarga. Selain bekerja sama dalam rumah, Moms atau Dads juga bisa mengajak si kecil ikut serta kerja bakti membersihkan lingkungan dengan warga perumahan. Biarkan ia ikut membantu meski itu hanya membawakan sapu. 

source: https://fthmb.tqn.com/ijJSdTfaoZxDfRd9Pq49B2jBSiQ=/1500x1000/filters:no_upscale():fill(FFCC00,1)/LD_life_skills-56dcf2705f9b5854a9f5fbe8.jpg

4. Kesehatan dan Kebersihan Diri

Cara mudah yang bisa Moms lakukan untuk mengajarkan si kecil tentang kesehatan dan kebersihan diri adalah dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, mengganti pakaian setiap selesai bermain di luar atau sepulang sekolah dan kegiatan toileting. Segeralah membiasakan si kecil untuk bisa menggunakan toilet saat ingin buang air besar atau kecil saat ia sudah mampu berkomunikasi. Ajarkan si kecil mandi sehari dua kali dengan benar, biarkan ia mengambil porsi membersihkan bagian tubuhnya sendiri. Begitu juga menggosok gigi. Buatlah acara menggosok gigi menjadi kegiatan yang menyenangkan. Ceritakan alasan mengapa kita harus menjaga kebersihan dan kesehatan diri. 
source: http://smileworkshop.com/wp-content/uploads/2016/02/ThinkstockPhotos-80402812.jpg
baca juga

5. Manajemen Waktu

Mengajarkan manajemen waktu pada si kecil bisa membantunya untuk mengelola waktu di kemudian hari. Biasakan si kecil memiliki keteraturan seperti bangun tidur, waktu makan dan mandi, maupun waktu bermain. Berikan batasan-batasan waktu untuk hal-hal yang ia sukai tapi tidak mendatangkan manfaat yang banyak, misalkan menonton acara kesukaan mereka. Perbanyak waktu yang bisa membuat si kecil produktif misalkan bermain di alam, membuat proyek keluarga dan sebagainya. 
source: http://www.parentingnh.com/images/cache/cache_2/cache_6/cache_4/timemanagement_august2013-7b5c7462.jpeg?ver=1495004443&aspectratio=1.3559322033898
6. Mempersiapkan Makanan

Tidak ada salahnya mengajarkan keterampilan memasak semenjak dini. Ajak si kecil membantu Moms memasak. Kegiatan memasak makanan kesukaan si kecil kemudian menyajikanya pasti akan menjadi kegiatan menyenangkan bagi mereka. Selain menyiapkan makanan, biasakan si kecil makan sendiri tanpa perlu kita suapi, Moms. Awalnya memang berantakan, tapi lama-lama pasti terbiasa. Moms juga perlu menyiapkan gelas di tempat yang bisa ia raih agar ia bisa mengambil minum sendiri saat haus.
source: https://i.ytimg.com/vi/cO7qRkmXDyI/maxresdefault.jpg

7. Manajemen Keuangan

Meski si kecil belum mengerti benar apa itu uang maupun keuangan, tapi mengajarkannya apa itu pengeluaran, pemasukan dan tabungan bisa dilakukan Moms. Ajak si kecil mengambil uang, membelanjakan seperlunya, dan menyimpan sisa uang. Bantulah si kecil membuat tabungan sendiri, tabungan itu bisa ia pakai untuk membeli mainan atau buku-buku yang ia butuhkan. Jangan lupa ajarkan ia sedekah ya Moms, karena ada bagian orang lain yang membutuhkan dalam setiap harta kita.

source: http://directionalfinance.com.au/wp-content/uploads/2017/07/Kids-and-money.jpg

8. Kebersihan Lingkungan dan Kemampuan Berbenah

Si kecil sering meninggalkan mainan berantakan, baju kotor berserakan, lalu Moms yang membereskannya? Stop deh Moms, mulai biasakan anak untuk membereskan mainannya atau membuang sampah bekas makanan ke tempatnya. Ajarkan si kecil tanggung jawab secara bertahap. Misalkan dia bertanggung jawab akan handuknya setelah dipakai, pakaian kotornya setelah dicuci, dan sepatu atau sendal yang harus kembali ke tempatnya. Sediakan tempat penyimpanan yang bisa dijangkau anak ya Moms.

source: https://i.pinimg.com/originals/af/16/b7/af16b7ee07e14d8ff8efbae378ed54fa.jpg

9. Bersiap-siap

Memakai dan melepas baju sendiri adalah kempuan wajib yang dimiliki si kecil sejak dini. Moms bisa mulai mengajarkannya secara bertahap, mulai dari mengenakan atasan, celana kemudian belajar melepaskannya. Selain itu, memakai kaos kaki dan sepatu sendiri menjadi hal wajib yang harus bisa ia lakukan, apalagi jika ia sebentar lagi mulai sekolah. 

source: https://i.pinimg.com/736x/dd/27/75/dd2775b2a0c3d7e01fb7aae0d622d36f--teaching-clothes-creative-curriculum.jpg

10. Pertukangan Sederhana

Meski tampak sepele, tapi keterampilan memperbaiki sesuatu amat dibutuhkan di kemudian hari. Misalkan memperbaiki lampu yang rusak, keran yang bocor atau ban sepeda yang kempes. Moms bisa mulai dengan membiasakan si kecil memperbaiki mainan-mainannya yang rusak dengan bantuan Moms. Siapkan peralatan sederhana seperti gunting, selotip maupun lem agar si kecil bisa menggunakannya. 

source: http://www.educatorsinsuranceagency.com/img/~www.educatorsinsuranceagency.com/eia%20aug%20blog%203.png