Moms, memiliki bayi yang baru lahir tentu akan membuat hidup kita menjadi lebih berwarna. Namun tak jarang di tengah kebahagiaan kita beradaptasi dengan berbagai kebiasaan baru si kecil yang menggemaskan, ada kalanya kita harus dihadapkan dengan si kecil yang menjadi rewel dikarenakan terkena demam. Demam pada bayi yang baru lahir memang pantas membuat kita khawatir, untuk itu mommyasia akan berbagi beberapa langkah awal yang efektif untuk menangani gejala demam, sehingga kita tak perlu panik lagi saat si bayi terserang demam. Kita simak sama-sama, yuk!

Termometer

Pastikan kita menggunakan termometer yang dapat berfungsi dengan baik, jangan sampai baterai termometer yang kita pakai sudah aus, sehingga menghasilkan pengukuran suhu bayi yang tidak akurat. Untuk jenis termometer yang dipakai, ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa lubang telinga bayi di bawah usia enam bulan masih terlalu kecil untuk dipakaikan termometer kuping. Jadi sebaiknya kita menggunakan termometer rectal yang dimasukan ke dalam pantat agar memperoleh hasil pengukuran suhu yang akurat.

Asupan Cairan

Pastikan bayi memperoleh asupan cairan yang cukup agar terhindar dari risiko dehidrasi. Kita dapat memenuhi kebutuhan cairan bayi di bawah usia enam bulan dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI) atau susu formula sesuai dengan petunjuk dokter. Asupan cairan yang cukup akan membuat tubuh bayi terhidrasi dengan baik dan membantu suhu tubuhnya agar mengalami penurunan. 

Mandi Air Suam-Suam Kuku

Apabila bayi kita mengalami deam tinggi dan terlihat tidak nyaman, kita bisa meletekannya di bak mandi yang berisikan air suam-suam kuku agar suhu tubuhnya menjadi turun. Kita juga bisa menyeka seluruh badannya dengan handuk kecil yang dimasukan ke dalam air hangat, apabila kita tahu si bayi akan merasa tidak nyaman dimandikan dalam bak mandi.

Obat Bukanlah Hal Yang Haram

Dewasa ini banyak Ibu-Ibu muda yang seolah anti dengan pemberian obat pada bayinya dengan dalih obat dapat menurunka daya tahan tubuh bayi dalam melawan penyakit. Padahal penggunaan obat hanya akan memberi efek demikian jika digunakan secara tidak tepat, misalnya pemberian antibiotik untuk penyakit yang disebabkan oleh virus seperti flu. Jadi tidak ada alasan untuk bersikap antipati terhadap obat-obatan termasuk ketika menangani demam pada bayi anda. Selama anda memberikan obat yang sesuai dan dengan dosis yang pas, maka hal itu akan membantu pemulihan demam pada bayi anda.