Memasuki usia kehamilan trimester 3 pasti makin deg-degan ya moms. Apalagi pada pengalaman kehamilan pertama. Karena trimester 3 selain perut semakin besar, berarti moms juga semakin dekat dengan waktu melahirkan. Moms mulai memasuki tahap terakhir proses kehamilan. Moms juga akan semakin merasakan keluhan kehamilan pada tahap ini. Dan tak jarang moms jadi kurang fokus pada perawatan janin, jangan yah moms.

Sama dengan trimester-trimester sebelumnya moms juga perlu memperhatikan perawatan janin. Karena pada trimester ke-3 moms dan janin akam mengalami perubahan fisik dan hormonal. Moms akan mengalami puncak produksi hormon kehamilan yaitu HCG, inilah yang menyebabkan moms mengalami banyak perubahan. Perubahan yang dialami moms saat hamil diantaranya adalah perubahan kulit wajah lebih kencang dan halus meskipun tidak melakukan perawatan wajah. Moms mengalami produksi cairan vagina yang berubah-ubah dan payudara moms saat hamil lebih kencang untuk mempersiapkan bayi menyusui.

Bahkan saat kehamilan moms akan mengalami melunaknya dinding rahim untuk menanam blastosit. Proses ini akhirnya menghasilkan sumbatan pada saluran mulut rahim dan menyebabkan moms mengalami kontraksi meskipun demikian kondisi ini normal terjadi pada kehamilan. Sedangkan janin pada trimester ketiga mengalami proses tumbuh kembang sempurna yang siap menjelang hari kelahiran.

source: https://hamil.co.id

Oleh karena itu mengingat pentingnya pada usia kehamilan trimester ke-3,kali ini mommyasia.id akan membantu moms untuk memberikan informasi seputar perkembangan janin dan moms pada trimester ketiga selain itu perawatan yang tepat pada moms dan janin trimester ketiga sehingga lebih mempersiapkan persalinan. Berikut adalah tips merawat moms dan janin trimester ketiga kehamilan :

baca juga

1. Minum Air putih dan Makanan Berserat Tinggi

Memasuki trimester ketiga kehamilan, moms akan seringkali dihadapkan pada masalah pencernaan seperti sembelit. Meningkatnya hormon progesterone akan menyebabkan relaksasi otot sehingga usus pada moms kurang efisien. Selain itu ukuran uterus yang semakin membesar dan menekan perut yang menyebabkan moms di trimester ketiga mengalami sembelit. Kondisi ini dapat dicegah dengan minum air putih yang cukup setiap hari , minumal 6-8 gelas perhari. Selain itu saat hamil moms juga sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan yang berserat tinggi seperti buah dan sayur.

2. Hitung tendangan bayi

Setiap bayi memiliki pola yang berbeda dari waktu bangun dan tidurnya, tetapi lama-kelamaan moms akan dapat memahami apa yang normal bagi bayi. Yang perlu diperhatikan, Bayi dalam rahim bertumbuh kembang sepanjang waktu, sehingga jenis gerakan akan berubah sesuai dengan ukuran tubuhnya. Semakin besar dan kuat bayi moms, moms mungkin akan merasakan tendangan tajam di bawah tulang rusuk moms. Moms seharusnya dapat merasakan bayi akan terus bergerak menjelang dan selama persalinan.

Jika moms melihat ada perubahan dalam polanya, segera bicarakan dengan bidan atau dokter. Kurang gerak mungkin menandakan masalah, dan moms akan perlu pengujian untuk memeriksa kondisi bayi moms.

source: http://madubima.com/
baca juga

3. Olahraga Ringan

Kondisi kehamilan yang semakin membesar seringkali membuat keluhan berupa pembengkakan.Meskipun sangat umum terjadi dimana sirkulasi vena dan peningkatan tekanan vena mengalami gangguan. Gangguan disebabkan karena adanya tekanan uterus yang semakin membesar.

Moms saat hamil disarankan untuk melakukan olahraga ringan sehingga dapat memperlancar sirkulasi darah. Olahraga ringan dapat berupa jalan santai di pagi hari atau melakukan gerakan ringan untuk membuat rileks tubuh sebelum beristirahat. Moms dapat menggunakan posisi ke samping ketika berbaring, menggunakan penyokong ataupun korset sehingga melonggarkan vena panggul. Selain itu hindari pula menggunakan pakaian yang ketat.

source: https://1.bp.blogspot.com/

4. Sentuhan Suami Untuk Mengatasi Keluhan

Perawatan moms dan janin yang seringkali terlupakan adalah sentuhan suami. Taukah moms bahwa sentuhan suami dapat mengurangi keluhan?Pada saat hamil moms seringkali mengalami keluhan seperti sakit kepala,pegal, sulit tidur dan cemas. Dengan peran suami yang senantiasa mendengar, mendampingi maka saat hamil moms diharapkan mendapatkan semangat dan rasa aman sampai menjelang persalinan berlangsung. Sentuhan yang diberikan suami dapat berupa elusan, pijat lembut dan pelukan yang menenangkan moms saat hamil. Sentuhan yang diberikan oleh suami selain akan berpengaruh positif pada moms juga akan memberikan manfaat untuk janin. Janin dapat merekam dan merasakan apalagi memasuki trimester ketiga kehamilan. Inilah yang akan membuat janin berkembang optimal.

5. Pelajari tentang konsultasi dokter dan tes lab untuk trimester akhir

Moms kemungkinan besar akan dijadwalkan check-up rutin setiap dua minggu di 28-36 minggu kehamilan, kemudian beralih jadi sekali seminggu kunjungan sampai moms melahirkan. Semakin tanggal jatuh tempo persalinan mendekat, moms akan dihadapi oleh berbagai macam pemeriksaan fisik, tes akhir-kehamilan, dan diskusi tentang kelahiran mendatang.

Selama trimester ketiga, dokter/bidan akan memberikan informasi tentang cara mempersiapkan persalinan dan kelahiran, termasuk bagaimana mengenali tanda-tanda persalinan dan bagaimana cara mengatasi nyeri persalinan. Dokter/bidan akan mengukur besar perut moms di setiap konsultasi untuk memeriksa pertumbuhan bayi. Jika ia berpikir bayi moms membutuhkan pemeriksaan tambahan, ia akan menjadwalkan scan ultrasound untuk moms.

Jika moms belum menjalani persalinan pada saat moms memasuki usia kehamilan 41 minggu, moms akan dirujuk pada seorang dokter kandungan. Ia mungkin akan mengusap membran untuk merangsang persalinan, dan menjelaskan cara lain untuk menginduksi persalinan.