1. Turut Aktif Mencari Tahu Tentang Kehamilan
Bukan sekedar menemani Moms ke dokter atau hafal betul usia kandungan Moms, tapi suami juga turut mencari tahu tentang kehamilan, baik dari internet, dokter, dan sebagainya. Suami menunjukkan rasa penasaran dan bersemangat akan kehamilan Moms dari hari ke hari. Suami pun bisa menjadi teman berdiskusi Moms soal kehamilan. Jika ini terjadi, maka kemesraan hubungan Moms dan suami selama masa kehamilan pun akan senantiasa terjaga.
 

source: https://www.workingmother.com

2. Memuji Penampilan Moms
Wanita mana sih, Moms, yang tidak suka dipuji? Apalagi di masa kehamilan, yang bisa mengubah cara pandang Moms terhadap penampilan diri sendiri. Banyak lho, Moms, yang sebelum hamil percaya dirinya tinggi soal penampilan, lalu semasa hamil malah jadi turun drastis percaya dirinya karena perubahan tubuh di sana-sini. Nah, di sinilah peran suami menjadi amat penting. Pujian suami terhadap penampilan Moms saat hamil, seberapa pun naiknya timbangan Moms, akan membuat Moms lebih percaya diri dan tenang dalam menjalani kehamilan.
 

source: http://anupamahospitals.com
baca juga

3. Sabar dalam Menghadapi Mood Swing
Mood swing atau perubahan mood dialami nyaris semua wanita yang sedang hamil. Beruntunglah Moms dan para suami yang tidak perlu mengalami ini. Namun jika Moms termasuk ibu hamil yang mengalami mood swing, rasanya ingin terus dimengerti suami ya, Moms. Karena perubahan hormon, Moms bisa saja menjadi lebih sensitif perasaannya, mudah tersinggung, mudah kesal, dan mudah sedih. Para suami hendaklah bersabar dalam menghadapi kondisi Moms yang seperti ini. Masa-masa emosional ini akan kembali normal setelah melahirkan, kok. Moms dan suami hendaknya saling menenangkan dan menjaga emosi ya, karena emosi negatif yang dirasakan Moms, akan langsung terserap oleh bayi di kandungan.
 

source: https://biblicalgenderroles.files.wordpress.com

4. Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga
Moms yang bekerja atau yang tinggal di rumah, bukanlah patokan perlu atau tidaknya suami membantu mengerjakan rumah tangga. Kehamilan bisa membuat energi Moms surut tiba-tiba. Atau, rasanya Moms masih ingin beraktivitas, tapi tiba-tiba pusing dan merasa mual. Di saat Moms sedang tidak enak badan, rumah berantakan. Piring belum dicuci, tempat sampah belum dikosongkan. Menderita sekali rasanya ya, Moms? Para suami dapat menjadi pahlawan super di sini dengan membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga sepulang dari kantor, sebelum berangkat kantor, atau saat akhir pekan.
 

source: http://www.sheknows.com
baca juga

5. Meluangkan Waktu untuk Kencan Berdua
Selama kehamilan, fokus Moms dan suami biasanya soal si bayi melulu. Cobalah sesekali kencan dan menikmati saat romantis berdua saja seperti masa berpacaran dulu. Percayalah Moms, kegiatan ini akan membuat hubungan semakin hangat dan meredakan ketegangan apapun yang pernah terjadi selama kehamilan. Namun kegiatannya dipertimbangkan yang aman untuk kehamilan ya, Moms. Tak perlu jauh-jauh, bisa sekedar pergi ke bioskop, makan di restoran yang belum pernah didatangi sebelumnya, atau menikmati suasana luar ruangan seperti pantai. Berdandan serta tampillah secantik mungkin, Moms. Begitu pula dengan suami, tampillah dengan sebaik mungkin. Bingkisan cokelat atau setangkai mawar yang dibawakan suami untuk Moms juga bisa membuat suasana lebih hangat.
 

source: https://www.thebump.com