Shock culture tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa namun juga pada anak-anak. Misalnya pada saat anak-anak baru memasuki dunia sekolah. Mereka yang sebelumnya terbiasa dengan belajar sambil bermain di preschool atau PAUD akan sedikit merasa terkejut dengan cara belajar di Sekolah Dasar yang sedikit berbeda saat memasuki kelas satu.
Saya memiliki banyak keponakan di rumah yang sedikit banyak menjadi bahan belajar sendiri untuk saya. Beberapa dari keponakan saya pun mengalami hal yang sama, mereka terkejut dengan tugas dan PR yang diberikan guru di sekolah. Sebagian anak ada yang bisa mengatasinya sendiri dan menganggap ini adalah tantangan yang seru di tahun pertama sekolah namun ada juga anak yang justru menjadi malas belajar.



Nah, anak-anak yang responnya negative seperti diatas lah yang membutuhkan support dari orang tua di rumah untuk meningkatkan minat belajar anak-anak. Moms, bisa mencoba apa yang sudah saya terapkan pada anak-anak di rumah saat mereka malas belajar dibawah ini:
 
1.BERIKAN EDUKASI BAHWA BELAJAR MERUPAKAN PROSES MENCAPAI CITA-CITA
Anak-anak mungkin belum paham manfaat dan pentingnya belajar. Saya ingat saat Mona Ratuliu mengatakan bahwa, anak-anak itu menggunakan rasa suka dan tidak suka saat menentukan pilihan. Termasuk saat belajar, anak-anak lebih memilih bermain daripada belajar. Untuk itu, sebagai orangtua kita harus membuat anak-anak suka terlebih dahulu dengan belajar agar ia mau melakukannya.  Kemudian, berikan pemahaman bahwa belajar adalah proses untuk mencapai cita-cita di masa yang akan datang.
 


2.KENALI GAYA BELAJAR ANAK
Kita tidak boleh menyamaratakan kebutuhan anak karena setiap anak itu unik. Mereka memiliki cara sendiri untuk tumbuh dan berkembang. Mereka juga memiliki sisi hidup yang sangat mereka sukai dan sisi lain yang tidak mereka sukai. Untuk kasus belajar, Moms juga harus mengetahui gaya belajar seperti apa yang anak-anak sukai, yang membuat mereka nyaman dan senantiasa bersemangat untuk melakukannya lagi dan lagi. Jika si kecil lebih menyukai gaya belajar eksperimen, cobalah Moms mendampinginnya untuk melakukan eksperimen kecil. Jika si anak menyukai gaya belajar yang sepi, berikan ia ruangan dan waktu serta penunjang lainnya agar ia nyaman dan berkonsentrasi saat belajar.
 
3.MEMBUAT EDUCATION TOYS YANG MENARIK
Seperti yang saya singgung diatas, education toys cukup manjur untuk menarik minat belajar anak. ini sudah saya terapkan di rumah bersama anak-anak, mereka malah nagih untuk belajar lagi karena tertarik dengan cara belajar baru dengan tambahan alat peraga atau education toys. Anak-anak jaman sekarang akan mudah bosan dengan gaya belajar mendikte seperti yang diterapkan sekolah jaman dulu.
 


4.APRESIASI PRESTASI ANAK
Memberikan pujian pada anak atas karyanya atau memberikan hadiah untuk pencapaian prestasinya juga dapat menjadi salah satu cara meningkatkan minat belajar pada anak. Selamat mencoba, Moms.