Konsultasi dengan Dokter
Walaupun Moms merasa diri dan kehamilan Moms sehat-sehat saja, namun alangkah lebih baik jika Moms menyempatkan diri untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter kandungan Moms. Jika Moms dipastikan tidak memiliki komplikasi kehamilan apapun serta kondisi diri Moms sendiri fit, Moms tak akan dilarang untuk traveling. Namun, untuk berjaga-jaga, ada baiknya Moms mencari tahu tentang dokter kandungan pada klinik atau rumah sakit di lokasi liburan Moms. Tak ada salahnya berjaga-jaga duluan daripada panik setelah terjadi sesuatu kan, Moms?
 

Pilihan Transportasi
Moms yang akan traveling dengan mobil pribadi tetap wajib mengenakan seat belt, ya. Lalu, berhentilah setiap dua jam sekali untuk ke kamar kecil serta meregangkan tubuh di luar mobil. Nah, jika Moms traveling menggunakan pesawat, bawalah surat rekomendasi dari dokter bahwa kesehatan Moms aman untuk bepergian dengan pesawat. Juga, mintalah posisi duduk di lorong sehingga memudahkan Moms jika ingin ke kamar kecil di dalam pesawat. Untuk Moms yang berencana traveling menggunakan kapal laut atau kereta, sebaiknya Moms mempertimbangkan ulang, ya. Toilet kereta di Indonesia belum bisa dikatakan aman untuk ibu hamil, sementara gerakan kapal karena ombak di laut dapat membuat Moms mual.
 

baca juga

Pilihan Penginapan
Sebelum mereservasi penginapan, pastikan bahwa penginapan Moms tidak memiliki tangga yang tinggi atau jalanan yang menanjak dalam menuju ke kamar. Penginapan dengan medan seperti itu biasanya adalah penginapan yang terdapat di daerah pegunungan. Bayangkan jika cuaca sedang hujan, Moms. Tangga atau jalanan menanjak tersebut tentunya menjadi licin dan dapat membuat Moms terpeleset. Mungkin Moms hanya menderita memar karena terpeleset, namun bagaimana dengan bayi di kandungan? Goncangan dapat berisiko tinggi bagi kandungan lho, Moms.