1. Pertimbangkan Jarak dan Kondisi Jalan
Jika jaraknya terlalu jauh, sebaiknya Moms tidak berkeras membonceng motor. Selain akan membuat tubuh Moms letih, kehamilan yang lebih besar juga membuat Moms akan semakin mudah kram. Begitu pula dengan kondisi jalan yang buruk. Risiko Moms menerabas kondisi jalan yang buruk dengan membonceng motor yakni goncangan yang dapat membahayakan bayi di dalam perut.
 

source: http://dailymail.co.uk

2. Duduk Mengangkang
Moms, jangan pernah duduk menyamping ketika membonceng motor, ya. Selain risikonya besar untuk motor oleng dan terjatuh, Moms juga dapat membahayakan diri sendiri jika dengkul Moms terserempet kendaraan lain. Duduklah dengan mengangkang seperti posisi memboceng motor seharusnya ya, Moms. Jika Moms menggunakan rok atau dress hamil, pakailah legging yang mudah dilepas saat sudah tiba di tempat tujuan.
 

baca juga

3. Mengenakan Pelindung Lengkap
Jika sebelum hamil Moms adalah orang yang cuek, nah, kehamilan ini dapat menjadi momen tepat untuk membuat Moms lebih memperhatikan keselamatan saat membonceng motor. Moms harus tetap menggunakan helm. Lalu, gunakan masker untuk melindungi pernafasan. Kenakan juga pakaian yang tertutup agar Moms terlindung dari terpaan angin dan debu. Agar lebih aman dan meminimalisir goncangan pada bayi di dalam perut, Moms juga bisa mengenakan stagen khusus penopang kehamilan.
 

4. Genggam Kantong Plastik
Mungkin terdengar konyol, tapi percayalah, kehamilan dapat membuat Moms mendadak jadi mabuk darat di atas motor. Alangkah baiknya jika Moms sedia kantong plastik di genggaman, agar jika Moms mendadak mual dan muntah, kejadiannya takkan merepotkan para pengendara lainnya. Tapi, selama menggenggam kantong plastik, jangan lupa tetap pegangan selama membonceng ya, Moms.
 

source: http://azcapitoltimes.com