Apa saja gejala rubela?

Rubella atau biasa disebut Campak Jerman berbeda dengan campak biasa yang hanya menyerang saluran pernapasan. Rubella dapat menyerang bagian saraf atau otak yang berakibat  munculnya bercak merah seperti campak biasa.Virus ini tidak memerlukan perantara dalam penularannya, tetapi melalui percikan ludah penderita atau kontak langsung dengan penderita, dapat menular lewat udara dan keringat, Jika daya tahan tubuh ibu hamil kuat, maka ia akan mati. Sebaliknya, jika daya tahan menurun, maka virus itu akan menginfeksi.

Gejala awal muncul setelah 10-12 hari, disertai demam, lelah, nyeri sendi, mata berair dan sangat sensitif terhadap cahaya. Kemudian demam menurun dan muncul bintil-bintil merah dan ruam pada seluruh tubuh. 

Kamu perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosa Rubella.
 

source: http://images.agoramedia.com/wte3.0/gcms/Measles-During-Pregnancy-722x406.jpg

Apa yang Akan Terjadi jika Kamu Terkenal Rubella Saat Hamil?

Campak memang tidak berbahaya bagi Ibu hamil, tapi sebaliknya virus ini sangat berbahaya bagi kesehatan janin. Seberapa berat resiko yang terjadi pada janin tergantng waktu Ibu terinfeksi .Pada Ibu yang terinfeksi virus sejak tanda kehamilan awal atau hamil muda, frekuensi janin mengalami cacat adalah 50 % pada bulan pertama, 25 % pada bulan ke dua, 10 % pada bulan ke tiga dan 4 % pada bulan ke empat

Pemaparan virus pada bulan pertama kehamilan dapat menyebabkan terjadinya malformasi jantung, mata, telinga atau otak. Sedangkan infeksi virus yang terjadi pada bulan ke empat dapat mengakibatkan terjadinya infeksi sistemik, retardasi pertumbuhan intrauterin.

Lebih jauh, infeksi rubella konginetal dapat menyebabkan Congenital Rubella Syndrome (CRS)  yang dapat mempengaruhi segala hal mengenai tubuh bayi yang sedang berkembang. Dampaknya bayi mengalami :

  • Pertumbuhan janin terhambat
  • Katarak 
  • Kelainan jantung bawaan
  • Hilang fungsi pendengaran akibat proses infeksi yang terjadi pada saraf pendengaran
  • Radang otak dan selaput otak (meningitis)
Komplikasi lainnya meliputi :
  • glaukoma
  • kerusakan otak
  • tiroid dan masalah hormon lainnya
  • radang paru-paru
  • autisme
  • diabetes mellitus

Infeksi virus juga bisa menyebabkan bayi meninggal dalam kandungan atau IUFD (Intrauterine Fetal Death)


 

source: http://www.newkidscenter.com/images/10401050/image001.jpg
baca juga

Bagaimana Mencegah Penyakit Rubella?

Moms, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Hal ini mengapa tindakan pencegahan berikut sangat penting bagi kamu :
  • Vaksinasi. Vaksin yang diberikan bukan untuk ibu hamil ya Moms, tapi untuk anak-anak yang kemungkinan mudah tertular campak. Vaksin tersebut yaitu MR (Measles, Rubella). Vaksin ini diberikan pada saat bayi berusia 9 bulan, 15 bulan dan 4-6 tahun. 
  • Deteksi status kekebalan tubuh sebelum hamil. Sebelum hamil sebaiknya memeriksa kekebalan tubuh terhadap Rubella, seperti juga terhadap infeksi TORCH lainnya.
  • Mencegah tertular saat hamil, dengan cara menjauhi penderita campak, orang yang sakit demam dengan ruang, dan jauhi tempat anak-anak berkumpul. Jangan lupa jaga pla hidup sehat ya Moms.
     
source: http://images.wisegeek.com/blue-gloved-hands-giving-shot-to-childs-arm.jpg