Meskipun para orang tua sering merasa khawatir melihat anak-anaknya kerap berselisih tanpa penyebab yang jelas, sibling rivalry atau perselisihan antar saudara merupakan satu tahap perkembangan emosi yang harus dilalui seorang anak. Seharusnya para orang tua mulai menyadari bahwa ketika anak-anak mereka mampu mengatasi perselisihan dengan saudaranya, itu merupakan bekal psikologis untuk menghadapi tantangan-tantangan lain dalam kehidupan mereka seperti rasa cemburu, perdebatan dan sejenisnya.

Sibling rivalry bukanlah sesuatu hal yang harus dihindari, namun para orang tua harus tahu cara mengatasi hal ini pada masing-masing anak mereka. Sebelum kita beranjak kepada cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sibling rivalry, ada baiknya kita kenali dulu apa itu sibling rivalry.

Apa Sih Penyebab Sibling Rivalry Itu?
Sebagian anak memiliki hubungan yang cukup erat dengan saudara mereka, hal ini tentu tidak terjadi begitu saja. Ikatan antar saudara yang begitu erat tidak hanya terbangun dari ikatan darah yang sama, tapi juga proses mereka mengatasi konflik yang terjadi diantara mereka, salah satunya rasa cemburu. Rasa cemburu yang timbul antar saudara bisa disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya adalah sebagi berikut:

Merasa Terancam

Ketika sang kakak diminta untuk berbagi mainan dengan adiknya, seringkali ia merasa bahwa adiknya akan merebut mainan tersebut. Rasa ingin melindungi barang kepunyaannya, membuat ia menjadi agresif dan mempertahankan mainannya.

Temperamen Pemarah

Bisa jadi anak anda memang memiliki sifat pemarah yang domina pada dirinya, sehingga ketika ia merasa perhatian orang tuanya terbagi, ia akan merasa emosi dan cemburu pada saudaranya

Mencontoh Orang Tua

Orang tua adalah pemberi contoh utama bagi anak-anaknya, hal ini termasuk dalam mengatasi konflik di dalam rumah. Apabila anda sering berselisih bersama pasangan secara terbuka menggunakan cara-cara yang agresif seperti nada yang tinggi atau penggunaan bahasa yang kasar, maka anak pun akan meniru cara-cara tersebut ketika ia mengatasi konflik yang terjadi dalam hidupnya, termasuk rasa cemburu pada saudaranya.