Semua kebaikan selalu tercurahkan untuk anaknya dari seorang ibu. Begitupun dengan saya, yang selalu ingin anak-anak kelak menjadi pribadi yang baik. Terutama dalam hal ibadah. Saya memeluk islam sebagai agama yang diturunkan dari orang tua. Saya pun menurunkan islam kepada anak-anak. Mengenalkan berbagai ibadah yang dilakukan orang islam jalankan, contohnya sholat 5 waktu. Alhamdulillah anak pertamaku sudah menjalankan, meskipun kadang-kadang ada yang bolong karena keasyikan bermain. Saya tidak terlalu ngoyo menyuruhnya sholat, tapi terus mengingatkan jika adzan sudah berkumandang. Kebetulan rumah dekat dengan mesjid. Kalau adzan berkumandang ia langsung mengambil gamisnya dan lari menuju mesjid.

Anak-anak sepantarannya pun banyak yang menjalankan ibadah sholat di mesjid. Mungkin hal ini yang membuat ia ikutan sholat. Selain itu tiap hari Jum'at di pengajiannya ada praktik sholat. Ia pun sangat antusias mengikuti.Memang anakku belum hapal doa-doa sholat, tapi melihat ia semangat menjalani sholat berjamaah sudah membuat saya senang dan terharu. Yang penting ia ada kemauan menjalaninya. 

Pernah suatu hari saya pulang dari kerja dan lewat depan mesjid. Melihat anakku sedang berdiri disamping bapak-bapak yang sedang menjalani sholat maghrib. Saya perhatikan dia dari luar. Rasanya saat itu terharu sekali. Artinya ia benar-benar menjalani sholatnya. Nah, belum lama ini saya ikuti dia lagi sampai mesjid saat mau sholat ashar. Kedapatan ia sedang ngobrol sama temannya. Kemudian ia langsung berdiri mengikuti gerakan sholat. Saya maklumi, namanya juga anak-anak. Saat ia pulang saya selalu tanya dan memberikan nasihat kalau sedang sholat jangan main atau ngobrol. Ikuti gerakan imam dan dengarkan bacaannya. Ia selalu bilang iya, entah iya mengerti atau sekedar menjawab pertanyaan saya. 


Gie langsung lari ke mesjid ketika adzan ashar berkumandang

Saya bukan orang tua yang pandai dalam hal agama. Saya mengarahkan anak sesuai yang saya tahu saja. Mengenai sholat saya juga contohkan di rumah. Saya sholat di depan dia agar ia melihat orang tuanya sholat juga. Maka itu saat adzan berkumandang saya langsung mengingatkannya untuk wudhu dan pakai gamisnya. Belum lama ini ia dibelikan gamis baru oleh eyangnya. Tiap hari dipakai sampai sedikit kotor lengannya. Bahkan nggak mau dicuci sama neneknya karena ia suka banget pakai gamis itu. 

Semoga sejalannya waktu anakku makin rajin sholatnya dan mulai hafal bacaan sholat. Membaca sedikit-sedikit ayat-ayat suci Al-Quran dan mentauhidkan Allah SWT. Amiin. Semoga anak-anak mommies mulai menyadari bagaimana menjalankan ibadah. Bagi yang muslim menjalani sholat, bagi non muslim sembahyang dengan kepercayaan masing-masing. Pendidikan agama adalah dasar dari segala ilmu. Ibaratnya agama tanpa ilmu tidak ada ruhnya dan ilmu tanpa agam tidak ada jiwanya. Jadi, sama-sama saling berkaitan. Kenalkan sholat pada anak sedari kecil.