Aloha mommmss...

Jadi ceritanya kemarin sempat ngobrol - ngobrol sama ayah Nimo, lagi macet dan anak lagi tidur jadi kita ngobrol banyak, ngalor ngidul kesana kemari. Sampai lah di tema yang sering banget kita dengar sekarang - sekarang ini yaitu "Ibu - ibu butuh piknik" yaitu kondisi ibu yang butuh liburan, hiburan atau sekedar jalan - jalan keluar rumah yang akhirnya disebutlah piknik . Kadang sebagian orang menganggap ini adalah sebuah "alasan".  Sampai ayah Nimo  akhirnya tanya sama saya, kenapa ibu - ibu pada suka bilang butuh piknik? dan saya jawab dengan: 

1. Pekerjaan jadi ibu gak mudah, dari pagi sampai pagi lagi ada aja urusannya. 24 jam sehari. 7 hari seminggu, gak pakai cuti. terlebih seorang ibu pantang sama yang namanya sakit, bisa repot semua urusan perumah tanggaan, karena ibu adalah kunci dari segalanya.



2. Kadang ibu hampir gak punya me time. mau me time tapi udah ada yang harus diurus lagi. 

3. ibu itu multitasking, semua kerjaan rumah, anak, suami, sekaligus beberapa ibu jadi menteri keuangan di rumah tangga, semuanya beres res res. 


4. Ibu butuh ketemu orang lain untuk sharing, bertukar cerita, ketawa - ketiwi haha hihi. Bukan berarti suami ga bisa diajak cerita, tapi wanita butuh girls talk yang dari a sampe z diobrolin. 

5. Ibu butuh liat pemandangan lain selain rumah dan isinya, sekedar untuk ngecharge energi. 



Terus apa tandanya ibu -  ibu butuh piknik? 

1. Marah - marah & uring - uringan. Kadang tugas rumah, urus anak, suami bikin lelah. badan capek tapi kurang istirahat, sudah mumet seperti benang kusut, terjadilah kesewotan. Jadi sebelum ini terjadi jalan - jalan dikit ke mini market aja dulu biar asik.  



2. Nyinyir sama kehidupan Atau Galau. "kok nyinyir mulu sih" "ada apa ya kok galau terus?" ternyata sabab musababnya adalah, kurang berekrasi. jadi jalan keluar rumah dan cari hawa - hawa positif. get a life guyyyssss~

3. Sudah mulai agak lupa - lupa dikit. wajar yaa isi pikiran ibu - ibu kan penuh kadang butuh di refresh kaya komputer. jadi kalau udah mulai agak lupa, monggo jalan - jalan sebentar. 


4. menjadi murung, mudah lelah dan mudah sakit.

Setelah dijelasin semua dan karena kita ngurus Nimo berdua, ayah Nimo pun paham sama jawaban saya. Akhirnya kita berdua sepakat seiya sekata (ciyeh) kalau piknik itu jadi kebutuhan keluarga, agar kelangsungan hidup keluarga berjalan dengan indah dan damai Prok prok prok.

Gak harus jauh dan gak harus mahal. Minimal di weekend, atau waktu kosong luangin waktu bareng - bareng untuk keluar sekedar jalan keliling sekitaran rumah, ke mini market, ke tempat baru, main ke rumah kerabat, atau ketemu teman . Gak harus yang ke luar kota tapi kalau ada budget-nya ya ga apa - apa dan sesekali sepertinya ini perlu juga hehhehe.  Setelah ngobrol panjang lebar gini ternyata bapak - bapak juga butuh Piknik lho, jadi satu sama deh kita. Yang paling penting adalah bisa saling memahami antara ayah dan ibu.