Buat Moms yang sudah melalui masa melahirkan, menyusui, dampai dengan sekarang anak masuk ke sekolah, mungkin gak berasa ya Moms, kenapa anak cepat sekali besar? Setuju gak? Itu yang aku rasakan sebagai seorang ibu yang melihat adikku sendiri beranjak dewasa sih Moms. Adikku berbeda 17 tahun dariku. Bayangkan? Dari dia kecil sampai saat ini kelas 3 SD, aku ikut merawatnya. Aku juga mengikuti perkembangannya. Lucu sekali saat sekarang dia sudah mencoba untuk ikut bermake-up dan melakukan apa yang aku lakukan. Dia juga tidak mau ketinggalan lagu ter-update saat ini. Ya, banyak yang bilang, sebutan seperti anak jaman sekarang, adalah Kids Jaman Now, tapi karena aku bukan orang yang suka ikut-ikutan, jadi aku sebut saja anak jaman sekarang ya, Moms!

Img Source : youtube.com

Waduh, Moms jaman sekarang memang punya tantangan besar jaman ini. Di tengah kemudahan teknologi, Moms berpacu dengan waktu untuk mendidik anak. Semangat ya, Moms! Walaupun secara tidak langsung aku merasakannya, namun sedikit banyak aku mengetahui kegalauan Moms. Sedikit bercerita, adikku ini benar-benar tidak dapat lepas dari YouTube, sampai-sampai adikku juga ikut-ikutan membuat vlog yang berisi review squishy dan slime, atau sebagainya. Sampai ada kata-kata yang sering dia katakan dan aku ingat,

"Slow banget nih guys squishynya."

"Jadi, slime iini stretchy banget ya, Guys."

"Guys, welcome back to my channel!"

Img Source : loop.com

Dan, kata-kata lain yang lucu dan menggelitik perut. Selama ini aku hanya mencoba untuk mendukung dan memberi saran letak kamera dan lain sebagainya. Namun, karena memang komentar di YouTube yang tidak dapat disaring, akhirnya adikku melihat komentar yang menyakitkan seperti:

"Apaan nih video sampah."

"Ah, kualitas video jelek."


Img Source : socialmediaexaminer.com

Dan komentar-komentar lain yang menurutku cukup menyakitkan. Karena kurangnya dukungan dariku dan orangtua, adikku akhirnya berhenti memproduksi video dan hanya menjadi penikmat video di YouTube. Yang awalnya ingin menjadi YouTuber, akhirnya ia beralih dan tidak mau menjadi YouTuber lagi. Lucu sekali.


Img Source : youtube.com

Nah, itu dia Moms, dukungan adalah suatu yang sangat diperlukan oleh anak. Mengapa? Karena sebenarnya anak adalah makhluk yang mudah putus asa. Kita saja yang sudah dewasa sering merasa putus asa ya, Moms. Bagaimana anak-anak? Benar atau tidak?


Img Source : merries.co.id

Jadi Moms, apapun yang dilakukan oleh anak-anak kita, sepanjang itu adalah hal yang positif, sebaiknya didukung dengan sepenuh hati. Ketika ia bosan dan akan berhenti, tanyakan kenapa ia berhenti. Jangan pula kita memaksakan kehendak kita ya, Moms, karena sesungguhnya nanti yang akan menjalankan kehidupan anak kita, adalah anak kita sendiri. Tugas kita adalah membimbing dan mengarahkannya. Semangat ya, Moms!