1. Urutan Pertumbuhan Gigi

Pertumbuhan gigi anak berbeda-beda. Ada yang tumbuhnya lebih cepat dan ada pula yang lambat, Berdasarkan patokan usia, gigi pertama akan mulai tumbuh saat anak berusia 6-12 bulan. Biasanya, gigi yang muncul pertama adalah gigi depan bawah, lalu diikuti gigi-gigi lainnya. Kebanyakan anak akan memiliki semua gigi susu saat berusia 3 tahun. 

Untuk lebih jelasnya, lihat gambar urutan pertumbuhan gigi ini yuk! 

 

source: http://bountifuldental.com
source: http://bountifuldental.com


 

baca juga

2. Rawat Gigi Anak dengan Fluoride

Ternyata zat yang berperan untuk menguatkan gigi yaitu fluoride sudah bisa digunakan sebagai perawatan gigi saat anak masih bayi. Tapi, takarannya tidak sebanyak untuk orang dewasa. Jadi, jangan lupa untuk membeli pasta gigi berfluoride untuk si kecil ya, Moms! Sekarang sudah banyak pasta gigi yang dibuat khusus untuk bayi. Meski demikian, selalu dampingi anak saat menggunakan pasta gigi berfluoride agar tak tertelan.
 

source: https://www.parents.com


 

3. Memijat Lembuh Gusi Dapat Meringankan Nyeri Karena Tumbuh Gigi

Tumbuh gigi akan membuat anak merasa tidak nyaman karena terasa nyeri pada gusi dan keluar air liur yang banyak. Oleh karena itu, jangan heran kalau Moms mendapati si kecil rewel luar biasa dan tidak bisa tidur akibat tumbuh gigi. Untuk membantu menyamankan nyeri yang dirasakan si buah hati, maka coba pijat lembut bagian gusi dengan jari kelingking. Tapi pastikan jari dalam kondisi steril saat memasukkannya ke dalam mulut anak ya.
 

source: https://www.netmums.com


 

baca juga

4. Sikat Gigi 2 Kali Sehari

Begitu anak memiliki gigi, maka Moms wajib membantu merawatnya dengan menyikat giginya 2 kali sehari dengan pasta gigi berfluoride. Cukup gunakan pasta gigi berfluoride seukuran sebutir beras saja, jangan terlalu banyak. Sikat gigi sebaiknya dilakukan terutama setelah makan atau minum susu. Ingat, jangan sekali-kali menidurkan anak yang habis minum susu tanpa sikat gigi karena akan merusak giginya yang sehat. 
Begitu anak berusia 3 tahun, maka kadar fluoride yang diberikan semakin bertambah yakni seukurang kacang polong. Ajari anak untuk menyikat gigi tanpa menelan pasta giginya ya, Moms! 
 

source: http://www.theorangepetals.com


 

5. Jangan Lupa Ke Dokter Gigi

Tak sedikit orangtua yang menyepelekan kesehatan gigi anak, dan jarang membawanya untuk diperiksa ke dokter gigi. Padahal hal ini sangat penting lho. Bahkan dianjurkan sebaiknya anak sudah dibawa ke dokter gigi saat gigi pertamanya muncul. Dokter gigi akan membantu memastikan bahwa pertumbuhan gigi anak berlangsung normal alias tanpa masalah dan memberi saran mengenai perawatan gigi yang tepat. Selain itu, dengan membiasakan anak pergi ke dokter sejak kecil, maka akan membuatnya terbiasa dan tidak takut. 
 

source: http://vividdental.com.au