Assalamualaikum halooo moms.

Menyambung postingan saya sebelumnya tentang mempersiapkan MPASI untuk si kecil, saya akan bercerita tentang manfaat Slowcooker dalam membuat makanan lezat untuk bayi. Di postingan itu saya noted banget yaa tentang manfaat slowcooker buat ibu bekerja, makanya sekarang saya buat postingan tersendiri.

Sebelumnya moms tau kan apa itu slowcooker?

Kalo belum tau saya jelaskan dulu dengan bahasa saya yaa. Jadi slowcooker itu adalah alat masak serbaguna yang menggunakan prinsip suhu rendah dengan waktu memasak yang lama. Iya, karena suhunya tidak tinggi, hanga sekitar 70 derajat celcius membuat makanan jadi lama matang. Asiknya, bisa ditinggal dan tau-tau sudah matang! Hihihi simpelnya sih gitu.

Kalau di dunia kuliner, slowcooker biasanya digunakan untuk membuat kaldu moms. Jadi nanti kaldu yang dihasilkan luar biasa sedapnyeeee. Atau membuat makanan bahan daging berkuah seperti rawon atau semur.

Nah untuk dunia MPASi, si slowcooker (kita singkat SC aja yaa) bermanfaat banget untuk membuat makanan si kecil. Khususnya buat ibu bekerja yang tetap ingin memasak buat si kecil yaa. Ada banyak sekali merk SC di pasaran, moms bisa lihat reviunyaa. Saya memilih merk Takahi ukuran 0,7 liter. Karena pastinya udah banyak yang riviu yaa. Selain itu ukuran yang kecil pas untuk membuat makanan bayi dan nggak perlu khawatir, dia sedikit mengkonsumsi listrik meski memasak ber jam-jam.


Ini bubur soto dimasak pakai SC

Ini saya bercerita berdasar pengalaman saya yaa moms. Hasil bubur yang saya buat menggunakan SC jadi lebih harum lho. Mungkin karena crock pot nya (panci kuali) terbuat dari tanah liat/keramik. Selain itu kalau mati listrik, si crock pot nya ini bisa langsung ditaruh di atas kompor moms.

Nah ini saya share yaa bagaimana manajemen saya (yang waktu itu masih jadi ibu pekerja) membuat MPASI untuk Akmal, menggunakan Slowcooker. Check it out moms.

1. Susun menu itu memudahkan lho moms. Kalau bisa, susun menu nya setiap minggu. Jadi langsung bisa beli bahan-bahannya di pasar atau supermarket. Beli bahan yang tahan di kulkas yaa moms, kalo sayuran sih baiknya yang fresh, saya suka pergi ke mama mama penjual sayur tiap pulang kerja.

2. Buat menu yang bisa difrozen tiap minggu. Misalnya kaldu (ini yang bikin bubur anak makin gurih meski tanpa garam dan gula). Bisa kaldu ayam, kaldu ceker, kaldu ikan, kaldu daging.... Setelah matang, dinginkan kemudian masukkan platik khusus atau ice cube khusus lalu bekukan. Nanti tinggal dicairkan atau dicemplungkan saat mau masak.


Ini contoh ice cube nya


3. Sebelum tidur saya biasanya sudah merajang sayur, memotong protein, menumis bumbu aromatik, dan mencuci beras. Semua saya letakkan di dalam crock pot, cemplungkan kaldu frozen, lalu disimpan di chiller. Sekitar jam 2 malam setelah sesi menyusui tengah malam atau setelah alarm berbunyi, saya pindahkan crockpot ke mesin SC nya. Nyalakan SC tinggal tidur lagi wkwkwkwk.

4. Nanti subuh, si bubur biasanya sudah hampir matang. Nanti selesai sholat dan beberesan, saya mulai menghaluskan si bubur dengan blender atau saringan kawat. Tergantung sudah sampai mana Akmal mengenal tekstur makanan.

5. Bagi bubur dalam 3 wadah berbeda untuk masing-masing sesi makan. Makan pagi, siang, dan sore. Lalu simpan di chiller. Nanti ketika mau dikonsumsi, tinggal dihangatkan saya. Tapi jangan di masak langsung ya moms, hangatkan dengan memasukkan wadah ke penghangat/magic com/heater.



Nah segitu dulu yaa moms sharing manajemen MPASI ala saya. Semoga bermanfaat ya!
​​​​​