Pendarahan Saat Hamil


Apabila kamu mengalami pendarahan saat hamil muda, kamu tetap harus tenang. Cermati beberapa hal terkait pendarahan yang terjadi. Sebab, pendarahan pada kehamilan di trimester pertama dapat merupakan pendarahan yang normal, meskipun ada kemungkinan sebuah pertanda kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan medis.
 

source: http://infosehatwanita.com/


Dua hal yang harus kamu identifikasi pada pendarahan kehamilan adalah volume dan intensitas. Apabila terjadi dalam jumlah yang sedikit dan sangat jarang, atau bahkan hanya sekali, kemungkinan pendarahan yang terjadi adalah pendarahan yang normal. Berbeda jika pendarahan yang kamu alami dalam volume yang banyak dan intensitas waktu yang juga sering. Apalagi jika disertai dengan kram dan nyeri pada perut. Itu tandanya kamu harus segera memeriksakan kandunganmu pada dokter.
 

Penyebab Umum Pendarahan Saat Hamil


Pada umumnya, penyebab pendarahan normal saat kehamilan trimester pertama adalah tanda dari proses menempelnya sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim. Proses ini menimbulkan adanya bercak darah dalam waktu beberapa jam atau hari. Selain itu, pendarahan normal juga dapat terjadi akibat dari berhubungan intim, infeksi, atau perubahan hormon. Hal ini tentu tidak tergolong pendarahan yang berbahaya.

 

source: http://www.bintang.com/


 

baca juga

Pertolongan Pertama Pendarahan Saat Hamil


Apabila kamu menemukan bercak darah yang keluar saat kehamilan masih berada di trimester pertama, cobalah untuk segera beristirahat dan lakukan hal-hal berikut ini :

  • Perbanyak waktu istirahat di tempat tidur. Mintalah izin dari kantor apabila kamu adalah seorang wanita bekerja. Hentikan juga segala aktivitas berat dari pekerjaan rumah dan beristirahatlah. Kurangi waktu berjalan apalagi melakukan hal berat.
  • Hindari melakukan hubungan intim hingga pendarahan benar-benar sudah selesai.
  • Jangan gunakan pembersih vagina. Cukup bersihkan dengan air bersih dan sabun pada bagian luar vagina.
  • Jangan gunakan tampon. Pilihlah pembalut agar dapat melihat seberapa banyak volume pendarahan yang terjadi.
  • Identifikasi warna darah yang keluar, misalnya merah muda, merah kecokelatan, merah terang, dan lain-lain.
  • Waspada apabila perdarahan keluar semakin banyak seperti menstruasi, warna darah merah menyala, dan diiringi kram dan nyeri perut. 


 

source: http://www.wijayarayaherbal.com/


 


Apabila terjadi pendarahan semakin parah, kamu harus mewaspadai risiko keguguran, hamil anggur, atau kehamilan ektopik. Untuk itu, segera konsultasikan kehamilanmu pada dokter. Lakukan pemeriksaan rutin untuk memantau perkembangan dan kondisi janin dan kandungan.

source: https://health.detik.com/


Nah, itulah beberapa hal penting yang harus kamu ketahui jika terjadi pendarahan pada trimester pertama kehamilan. Semoga bermanfaat, ya!