1. Water Birth

Metode melahirkan dalam air ini memang menjadi tren kebanyakan para ibu yang ingin merasakan sensasi melahirkan di dalam air. Selain itu beberapa ahli kesehatan juga menyatakan, melahirkan dengan jalan water birth juga bisa mengurangi rasa sakit. Metode ini dianggap sebagai metode persalinan normal terbaik karena mempunyai beberapa efek positif dan bisa dilakukan di rumah. 

source: http://birthwithoutfearblog.com

2. Persalinan dengan Vakum 

Metode melahirkan vakum ini sama dengan melahirkan normal, namun bedanya adalah hanya saja dibantu dengan alat berupa vakum. Vakum atau ekstrasi vakum adalah alat penghisap berbentuk cup yang digunakan untuk menarik keluar bayi dengan perlahan dan lembut. Cara penggunaan vakum adalah dengan meletakkan vakum di atas kepala bayi yang menghubungkan mangkuk dengan mesin dan menggunakan tenaga pompa atau listrik. Vakum dinyalakan pada saat ibu mengejan dan mulut rahim sudah terbuka penuh dan kepala Si bayi sudah berada di bagian bawah pinggul.

source: http://www.phillymalpracticelawyer.com
baca juga

3. Persalinan dengan Forsep

Forceps adalah alat yang digunakan untuk membantu mengeluarkan bayi saat persalinan. Bentuknya menyerupai sepasang sendok besar. Forceps akan menjepit kepala bayi yang masih di dalam rahim dan dokter akan meletakan forsep diantara kepala bayi dan memastikan itu terkunci dengan benar, artinya kepala bayi dicengkram dengan kuat dengan forsep. Kemudian forsep akan ditarik keluar sedangkan ibu tidak perlu mengejan terlalu kuat.

source: http://drjasonong.blogspot.com

4. Operasi caesar

Operasi caesar atau bedah merupakan proses melahirkan dengan jalan pembedahan dimana irisan dilakukan di perut ibu (laparatomi) dan rahim (histerotomi) untuk mengeluarkan bayi. Operasi ini biasanya dilakukan karena permintaan ibu yang takut melahirkan secara normal atau beberapa gangguan tertentu. Pada beberapa kondisi, persalinan dengan operasi caesar dapat dijadwalkan atau direncanakan jauh-jauh-jauh hari, terutama jika terjadi masalah pada kesehatan Ibu atau janin saat hamil.
 

source: https://www.mamamia.com.au