Sebagian besar ibu hamil pasti ngalamin yang namanya mual muntah. Apalagi di trimester pertama. Saya termasuk salah satunya. Mengalami di dua kehamilan saya, yang membedakan hanya kadar mual muntah dan durasi mual muntahnya saja. Sempat merasakan iri juga sama yang 'hamil kebo' tapi ya udah dinikmatin aja deh, iya nggak Moms?

Ada yang bilang kalo mual muntah gitu jangan dimanjain. Yaaaaa.. pengennya juga gitu sih, tapi pada kenyataannya SUSAH BANGET. Nahan-nahan nggak muntah lah kok kepaala jadi sakit, mau ngapa-ngapain juga nggak enak. Selama nggak hipermesis dan mengalami dehidrasi, mual muntah saat hamil sebetulnya adalah hal yang wajar. Tubuh kita banyak melakukan penyesuaian dengan kehadiran 'anggota baru' ini, salah satu reaksinya ya mual muntah ini.

Saat kehamilan pertama, saya tidak berhasil mengatasi mual muntah saya. Walaupun nggak sampai diinfus tapi tetap aja melelahkan. Saya cuma bersikeras masuk makanan walaupun udahannya dimuntahkan lagi. Nah, di kehamilan kedua ini saya menemukan beberapa cara untuk mengurangi frekuensi mual muntah.

1. Minum Air Putih Dingin


merdeka.com

Dengan kondisi mual muntah, asupan cairan tetap harus ada dan malah ditambah. Cuma minum air biasa kok masih nggak enak ya mulutnya? minum air hangat juga gitu. Minum yang manis apalagi. Tapi pas coba minum air putih dingin ini, lumayan banget bikin ga eneg di mulut.

2. Mengurangi Porsi Makan


seputardiet.com

Yang biasanya saya bisa habis satu porsi full sekarang dikurangi jadi seperempatnya. Iya seperempatnya! Tapi paling nggak, ada isinya dulu deh perutnya. Tiap kerasa lapar nggak nunda buat makan, dan sebelum kenyang sudah berenti biar si mual nggak dateng.

3. Ngemil Setelah Makan


tenor.com

Sediakan camilan setelah makan ya, Moms. Di kehamilan kedua ini saya lebih suka makan camilan asin, after taste di mulut nggak asem kayak habis makan camilan manis yang malah memicu mual.

4. Minum Yoghurt


taste.com.au

Untuk mengisi kalori yang masuk hanya sedikit dari makanan berat, saya makan buah dengan rasa netral dicampur yoghurt. Seperti buah alpukat dan buah naga. 

5. Perlahan dalam Mengubah Posisi


tumblr.com

Di hamil kedua ini saya lebih 'putri Solo' karena setiap gerakan dibuat perlahan. Dari duduk ke berdiri, dari tidur ke duduk dan sebaliknya. Gerakan tiba-tiba atau gerakan cepat dapat memicu rasa pusing dan mual.

Itu sih pengalaman saya mengatasi mual muntah di kehamilan kedua. Moms ada pengalaman sama dalam mengatasi mual muntah? Share yuk!